Beginilah jadinya jika tidak mengenal dengan dunia teknologi


www.lorongka.com - Sebuah kejadian yang cukup unik dan langkah terjadi namun sangat menimbulkan kesan yang sangat lucu bercampur rasa kesal ketika memahami cerita ini.

Disebuah desa terdapat dua orang pemuda yang hampir setiap harinya berurusan dengan lumpur, tanaman dan hewan ternak karena pekerjaan sehari-harinya adalah seorang peternak dan petani jadi jangan heran ketika dia masih sangat awam dengan alat-alat yang semakin canggih seperti misanya handphone.

Suatu hari dia memperhatikan sahabatnya bercerita dengan sebuah benda yang mampu mengeluarkan suara dan dengan rasa penasaran itulah kemudian menuntunnya untuk bertanya kepada sahabatnya mengenai benda yang dipengangnya itu, karena dia mengira bahwa itu adalah benda yang sakti.

Otong: benda apa yang sedang kamu tempelkan di telingamu itu, yang mampu mengeluarkan suara ?

Atang: ini namanya Handphone atau orang sering menyebutnya dengan sebutan HP.

Otong: lalu kenapa benda itu bisa bersuara seolah benda itu bercerita padamu ?

Atang: jadi begini, benda ini diciptakan sebagai alat telekomunikasi atau alat untuk berkomunikasi dengan orang lain yang berada jauh dengan tempat kita berada.

Otong: berarti dengan benda itu saya juga bisa berkomunikasi dengan teman-teman saya dan keluarga saya yang berada jauh dari sini ?

Otong: (Dengan rasa penasaran yang semakin menjadi-jadi diapun bertaya lagi) dimana saya bisa mendapatkan benda semacam itu ?

Atang: untuk mendapatkannya kamu bisa langsung ketoko-toko handphone terdekat.
Keesokan harinya bergegaslah dia menuju tempat penjualan handphone terdekat, dan dipilihnya salah satu handphone yang menurut dia sangat bagus dan cantik, setelah itu dia kembali kerumahnya untuk belajar menggunakan handphone miliknya.

Namun karena kondisi handphone tersebut dalam keadaan terkunci diapun mengingat pesan yang yang disampaikan oleh sipemilik toko tadi bahwa saat keadaan terkunci maka tekan tombol memanggil berwarna hijau lalu kemudian tekan bintang. Akan tetapi dia tidak memahami tombol bintang yang dimaksud oleh sipemilik toko akhirnya dia menunggu malam untuk melihat bintang karena mengira bahwa setelah menekan tombol panggil dan melihat bintang dilangit maka layar handphone itupun terbuka.

Akhirnya malam tiba lalu dia menekan tombol panggi berwarna hijau kemudian berlari keluar rumah untuk melihat bintang. Setelah itu dia kembali melihat layar handphone miliknya ternyata masih belum berubah, hingga dia berinisiatif untuk menggambar bintang lalu ditekan tekanlah gambar itu namun tidak mengalami perubahan, hal itu terus ia lakukan hingga pagi.

Saat itu pagi mulai menyapa diapun keluar rumah sambil memegang kertas bergambar bintang berharap kunci layar handphone miliknya bisa terbuka, namun tanpa sengaja dia bertemu dengan temanya si Atang.

Otong: atang ini saya sudah beli hp baru tapi kata pemilik tokonya kalau layar hpnya terkunci maka tekan tombol panggil dan tekan bintang. Saya sudah menunggu samapai malam, melihat bintang bahkan mengambar bintang lalu saya tekan-tekan tapi tidak merubah apa-apa.

Atang: (melongok dengan mata bulat dan dengan perasaan heran) bukan bintang yang ada dilangit yang dimaksud oleh sipemilik toko dan bukan juga gambar bintang yang kamu pegang itu, tapi bintang yang ada di hp kamu.

Otong: sejak kapan bintang pindah dari langit ke hp ? Wah sepertinya ini hp yang rusak lebih baik saya kembalikan sajalah ke tokonya. Mana mungkin bintang bisa pindah dari langit ke handphone.

Atang: (menatap wajah si otong dengan mata berkunang-kunang) otong otong kamu ini lugu atau bagaimana sih tombol yang di maksud itu bukan bintang yang dari langit pindah ke hp kamu tapi gambar bentuk bintang ini. (Menunjuk kearah tombol pojok kiri bawah)

Otong: (tersipu malu sambil menertawai dirinya)