Puisi Kemiskinan, Potret Kehidupan "Derita Rakyat Jelata"

Andika Putra, admin www.lorongka.com
 Derita Rakyat Jelata
(andika putra)

Wahai sang pemilik kuasa, tidakkah kau lihat banyak derita, hidup kami sang rakyat jelata, yang selalu bermandikan air mata.

Kami hanya rakyat yang ingin melihat pelangi, walau kadang terhalangi oleh mentari, hidup sejahtera tanpa korupsi, yang tidak hanya tau memperkaya diri.

Kami hanya rakyat jelata yang dipecundangi oleh negeri, dibuai oleh mimpi, dibodohi oleh janji, namun nyatanya hidup bagai dirantai.

Apa gunanya menjadi pemimpi, jika pada akhirnya hanya bisa gigit jari, apa gunanya janji-janji, jika pada akhirnya hanya bisa korupsi.

Alam kami kaya tapi digondoli beramai-ramai, hanya untuk keuntungan pribadi, tanpa peduli nasib kami, yang menderita setiap hari.

Kami rakyat jelata terus menjerit, melihat penguasa dengan perut buncit, hidup memang sangat sulit, diantara para penguasa yang berduit.

Para penguasa meneguk jus buah, sementara rakyat jelata menangis darah, para penguasa dirumah mewah, sementara rakyat jelata diantara sampah.