Setitik Harapan Dan Impian Anak-anak Jalanan

Andika putra, admin lorongka.com
Anak Jalanan

Tawa lepas yang kau tunjukkan, seolah menjadi pertanda akan bahagianya dirimu. Namun taukah kau bahwa dibalik tawa itu menyimpan kesedihan yang teramat.

Apakah kami tidak lagi punya tempat untuk hidup lebih layak, ataukah mata dan hati kalian sudah tertutup untuk memberi ruang kehidupan yang nyaman bagi kami.

Ini bukan mimpi kami dan ini bukan ingin kami. Hanya suara petikan gitar tua yang mampu memahami isi hati kami dalam setiap langkah di sudut-sudut kota tua.

Terpahan debu terbawa angin menjadi makanan bagi kami, keringat menjadi bukti harapan untuk dapat hidup lebih baik, terik sang mentari menjadi cambuk namun tak dapat mematahkan asa.

Polusi tak lagi menjadi masalah, ocehan tak lagi jadi amarah. Karena semua itu telah menjadi teman bagi kami anak-anak jalanan yang haus akan kehidupan yang layak.

Setiap sudut kota telah menjadi rumah bagi kami. Terkadang tumpukan sampah menjadi bantal yang mampu meninabokan mimpi kami. Dan yang tak kalian makan itulah yang menjadi makanan bagi kami. Masih adakah ruang bagi kami untuk hidup lebih layak ?

(Andi, www.lorongka.com)