Syair Tentang Angin, Dan Rindu (Sepucuk Rindu Kutitip Pada Hembusan Angin)

Admin lorongka.com, andi
Sepucuk Rindu Kutitip Pada Hembusan Angin
(andi)

Setiap hembusan lembut, kutitipkan sejuta cinta akan hadirmu. Setiap hembusan lembut kutitipkan sejuta harapan akan dirimu, membasuh sepi, mengoyak rindu.

Kunyanyikan bait-bait kerinduan dan kutitipkan pada hembusan angin berharap menembus dinding waktu, membangkitkan cinta disetiap lorong-lorong keriduan.

Angin, bawa rinduku bersamamu menuju tempat cintaku berdiam, melayang kearah keabadian cinta yang tak pernah lepas dari genggamanku.

Angin, ajari aku tentang cinta. Angin, ajari aku tentang rindu. Angin, ajari aku tentang kelembutan rasa yang akan selalu bersemayam dalam jiwa yang beku.

Angin, sampaikan padanya tentang kisah yang belum usai, tentang mimpi yang belum terwujud, tentang rindu yang tak bisa ku hilangkan, dan tentang cinta yang masih bersemayam dalam dinding penantian.

Angin, apakah ini rindu yang menggelora. Tolong bisikan padanya tentang rasa, tentang kisah yang masih menggelora di dalam jiwa yang lumpuh tanpanya.

Angin, ajari aku tentangmu, tentang rasa yang tak dapat kulihat, tentang rasa yang tak dapat aku tangkap tapi mampu kurasakan getaranya.

(andi, lorongka.com)