Syair Tentang Pentingnya Kepedulian Akan Alam "Jaga Aku Untukmu"


Jagalah Aku Untukmu


Wajah alam yang tampak indah kini berubah dan hampir mati, melihat ini seolah jaman tak lagi ingin tau. Kerusakan tak lagi menjadi hal yang tak biasa dan kini burung-burung hanya mampu menjadi penonton.

Manusia kini seakan tak ingin tau. Langit tampak menjadi kosong, kepakan sayap burung tak lagi terlihat, kicauan merdu yang menjadi pengantar pagi kini tak lagi mampu tuk didengarkan.

Kepedulian tak lagi terlihat. Tak sedikit kemajuan seakan mengeruk keindahan alam. Kesadaran tak lagi terlihat, kerusakan semakin parah, yang ada hanya tawa puas sang predator alam.

Alam mulai menangis akibat keidahannya direnggut sang predator. Danau mulai mengering, hijau tak lagi nampak, dan kini pemanasan global tak lagi mampu kau indahkan.

Petani tak lagi mampu tersenyum, sawah mulai mengering, padi-padi mulai layu, bahkan pergantian musimpun tak lagi menentu. Jangkrik dan katak akan mati, para penggembala tak lagi melihat hijaunya rumput dan sapi-sapi hanya bisa makan tanah.

Ini bukan kesalahan alam, ini bukan kesalahan para petani, dan ini bukan kesalahan hewan-hewan, tapi ini kesalahan para predator alam yang tak lagi memiliki sisi kepedulian namun yang ada hanya ego untuk menghancurkan alam.

Polusi bukan lagi hal yang tak biasa, kelaparan kini menjadi hal yang biasa, rasa haus kini menjadi teman yang siap menghantui. Semua itu karena keseimbangan alam yang tak lagi terjaga.

Mari kita hilangkan sifat ego dan kita tunjukkan sifat peduli akan alam, jangan biarkan sang predator alam menghancurkan alam kita, dan berikan yang terbaik pada alam agar kelak cucu-cucu kita dapat menikmati indahnya alam kita.

(Andika Putra, WWW.LORONGKA.COM)