Puisi: Luka Tak Seindah Senja Juga Tak Semanis Pelangi

Riani
Luka Tak Seindah Senja Pun Tak Semanis Pelangi
(Riani)

Ternyata rindu berada di sini
Di ruang di mana aku masih merindukanmu
Meski sejenak, biarkan aku bersandar di bahu malam

Ada yang ingin ku sampaikan
Kau masih menjadi orang yang paling ku sayang
Meski kau telah menghilang

Ahhh terlalu sibuk jemariku menulis tentangmu
Memeluk harap
Dan membayangkan semburat senyuman yang selalu ku kagumi

Dulu..
Kau bercerita padaku
Tentang indahnya senja di ufuk barat
Dan pelangi yang melengkung indah menghiasi langit

Aku berharap menjadi orang pertama yang berada di sisimu
Ketika kau melihat itu semua
Kau seakan mengajakku menikmati apa yang kau nikmati

Aku kagum padamu
Pada kebijaksanaanmu
Pada kepandaianmu
Pada keberanianmu
Dan bahkan pada caramu melukaiku

Ahhh luka..
Aku masih di sini
Berjalan tertatih bersama dengan luka yang kau toreh di dinding hati
Dan berjalan sendiri dalam keterasingan
Ahhh biarlah ku semai luka
Menjadi luka abadi