Header Ads

Puisi - Sesepuh Penggemar Senja

SESEPUH PENGGEMAR SENJA
(Sahrul Gunawan)

Malam yang kau namakan kegiatan, kini hanyalah sebatas Kenangan...

Dulu hidupmu tenang, diwarnai dengan rimbunnya pepohonan..

Aku melanggar janji yang pernah kau titihkan untukku. Hei par pengangum senja dulu... 

Ketika kau bercerita kau nampak desebelahku.

Menemani para pujangga yang sedang bercerita tentangmu.

Akanka kau lukiskan kembali, masa dimana kau menjadi penikmat senja?

Tuan tanah yang kau agungkan sebagai penyubur tanaman, 
kini hanya menjadi cerita. Atau kisah paling menyeramkan di masa lampau...

Sesepuh Penikmat Senja... 

Akanka kelak kau hadir menemaniku di persimpaingan jalanku lagi?

Akanka kau menagis melihat negrimu yang biadap ini?

Sesepuhku...
Izinkan aku menjadi bagian darimu pada masa yang akan datang
Tepat dimana senja tak lagi berkobar pada tempatnya.

Sesepuh Penikmat Senja...
Kelak namamu akan kuagungkan sebagaimana kau megangungkan senja di sore itu.

Merintih dadaku kesakitan saat  namamu tenggelam bersama senja...

Bergetar bibirku di setiap mengucapkan namamu, pada mereka yang lupa makna kehidupan.


Puisi - Sesepuh Penggemar Senja Puisi - Sesepuh Penggemar Senja Reviewed by lorong kata on January 18, 2018 Rating: 5

Recent Posts

Humor