August 2017 | LORONG KATA
Tweet Share Share Share Share Share


WWW.LorongKa.COM - Hari itu adalah hari senin, si pongo berangkat kesekolah bersama dengan teman-temannya. Sipongo adalah murid kelas 3 sd.

Saat itu suasana masih pagi, si pongo masuk kedalam kelas, tidak lama kemudian terdengar suara lonceng sebagai pertanda bahwa kelas akan segera di mulai. Sipongo tetap duduk di bangkunya dan menunggu guru datang kedalam kelas.

Masuklah salah seorang guru agama kemudian mengajarkan mata pelajaran agama kepada murid-muridnya. Saat itu tema mata pelajaran yang diajarkan oleh guru tersebut adalah tentang kematian.

Tidak berselang beberapa menit kemudian karena rasa penasaran dan ingin tau si pongo langsung mengangkat tangannya pertanda ia akan bertanya sesuatu "ibu guru izinkan saya bertanya sesuatu" ucap si pongo. "Nak pongo mau bertanya apa ?" Jawab ibu guru kepada pongo.

"Ibu guru, tadi waktu saya berangkat kesekolah saya melihat tikus yang sedang mati lalu mengeluarkan aroma busuk. Apakah manusia kalau dia mati juga akan mengeluarkan aroma busuk ?" Tanya pongo kepada gurunya. "Iya betul sekali nak pongo, semua yang mati akan mengalami pembusukan dan hancur kembali menjadi tanah".

Akhirnya rasa penasaran si pongo terjawab juga. Setelah suara bel berbunyi pertanda waktu pulang sekolah telah tiba kemudian si pongo pulang kerumahnya dengan berjalan kaki bersama dengan temannya.

Setibanya pongo di rumah dia langsung bertanya kepada ayahnya mengenai pertanyaan yang sama yang diajukan kepada gurunya tadi. "Ayah, kata ibu guru semua yang meninggal akan mengeluarkan aroma busuk" tanya pongo kepada ayahnya.

"Iya nak betul kata ibu gurumu, semua yang mati pasti akan membusuk" jawab ayahnya kepada pongo. Dan si pongo pun semakin percaya dan yakin kalau yang mati itu pasti akan membusuk.

Saat itu malam sudah tiba, semua keluarga berkumpul dan menonton salahsatu serial tv favorit keluarga mereka. Saat sedang serius ibunya dengan tidak sengaja menguarkan angin yang di ikuti suara yang cukup keras dan aromanyapun sangat menyengat, spontan si pongo langsung berkata "yah ibu sudah meninggal baunya aja sudah sangat busuk"  spontan semua orang tertawa kepada si pongo.

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Bermain adalah dunianya bagi anak-anak. Bermain sambil berlari adalah hal yang tidak bisa terpisahkan dari anak-anak terlebih bagi anak yang usianya masih tergolong belia.

Bagi setiap anak, apapun yang dilihatnya adalah mainan, apapun yang di pegangnya adalalah mainan, dan apapun yang diberikannya adalah mainan.

Namun seorang anak dalam bermain maka peran orang tua juga suatu hal yang penting dan harus yaitu memperhatikan, mengawasi atau menjaga anak-anaknya sehingga tidak mengalami hal-hal yang tidak di inginkan, salah satunya adalah cedera saat bermain.

Seorang anak yang kedua orang tuanya super sibuk sehingga membiarkan anaknya untuk bermain dengan sendirinya tanpa mereka awasi atau menjaganya.

Suatu ketika anak itu mencoba merangkak dari satu ruangan rumah ke ruangan yang lain dengan lincahnya sambil komat-kamit bahasa mereka sendiri.

Sampainya anak itu di pintu kamar kedua orang tuanya lalu merangkak masuk dan bermain di dalam, namun tiba tiba terdengar suara yang menandakan ada sesuatu yang besar terjatuh dari kamar kedua orang tuanya.

Namun kedua orang tua tersebut tetap sibuk dengan pekerjaannya masing-masing dan mengira itu hanya suara benda yang di jatuhkan oleh kucing.

Beberapa menit kemudian tidak lagi terdengar suara-suara benda dari dalam kamar ataupun suara dari anak tersebut dan ibunyapun mencoba untuk mengecek yang sedang dilakukan oleh anaknya.

Masuklah ibunya kedalam kamar dan melihat anaknya sedang tergeletak tak bergerak dan menutup mata dan dipenuhi dengan bercak merah dilantai, baju bahkan sampai wajahnyapun penuh dengan bercak merah.

Seketika ibunya langsung panik melihat kondisi anaknya dan kemudian orang tuanya tambah panik tidak ketulungan karena melihat sesuatu yang patah dan tidak bisa lagi untuk di selamatkan.

Berlarilah orang tua tersebut mengangkat, memeluk dan membaringkan anaknya yang penuh bercak merah itu diatas tempat tidur dan rupanya anak itu telah bermain lipstik dan ketiduran di depan meja dan mematahkan lipstik ibunya.

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Pagi itu, anak-anak sd 009 sedang belajar bahasa inggris. Seperti biasanya, pelajaran bahasa inggris adalah pelajaran favorit di kelas lima.

Saat bel berbunyi, merupakan tanda masuk kelas dan waktunya belajar, dan tidak lama kemudian masuklah ibu guru kedalam kelas dan memberikan pelajaran seputar bahasa inggris.

Setelah beberapa menit guru tersebut menjelaskan didepan kelas dan seperti biasanya, murid-murid diberikan kesempatan untuk bertanya tentang sesuatu yang belum di pahaminya.

Guru: anak-anak, nah tadi ibu sudah menjelaskan panjang lebar tentang nama-nama hewan dan artinya apa. Nah kalau ada yang belum di mengerti silahkan ditanyakan kepada ibu.

Tiba-tiba seorang murid mengangkat tangannya dengan tinggi pertanda dia ingin bertanya yang belum di mengertinya.

Paijo: saya ibu guru mau bertanya, ada sesuatu yang tidak saya ketahui ibu guru.

Guru: ok, mau tanya apa kamu paijo, silahkan ditanyakan biar nanti ibu yang jawab.

Paijo: ibu guru, ibu guru. Kalau WHAT artinya apa yah ibu guru ?

Guru: nak paijo kalau bahasa inggrisnya what itu artinya apa.

Paijo: loh kan saya bu guru yang nanya kenapa ibu nanya balik kesaya ?

Guru: paijo, wahat itu artinya apa.

Paijo: yah ibu guru di tanya malah nanya balik kesaya. Kalau saya tau tidak mungkin saya bertanya bu guru. Kalau SECRET artinya apa ibu guru ?

Guru: nah kalau secret itu rahasi paijo. Kamu ngerti kan.

Paijo: yah ibu nih gimana sih kenapa harus main rahasia-rahasiaan sih bu guru. Ibu nih suka bercanda.

Guru: yah paijo, kalau secret memang rahasia. Kalau tidak percaya coba kamu tanyakan sama teman-teman kamu.

Paijo: yah ibu nih suka banget main rahasia-rahasiaan. Kalau bahasa indonesia dari I don't know. Apaan ibu guru ?

Guru: kalau bahasa indonesia i don't know itu saya tidak tau nak paijo.

Paijo: yah ibu guru nih pura-pura tidak tau lagi apa itu i don't know. Satu lagi deh bu guru kalau bahasa inggrisnya aku cinta kamu apaan yah ibu guru ?

Guru: i love you nak paijo.

Paijo: i love you to ibu guru.

Guru: arggggghhhhh paijooooooo. Keluar kamu dari kelas ini.

Paijo: terima kasih ibu guru, asikkk saya istrahat duluan.

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Suatu ketika, udin bersama dengan keluarganya berziarah kekuburan salahsatu keluarga mereka yang sudah almarmum.

Mereka semua berdiri tepat di samping kuburan almarhum keluarga mereka, sambil berdoa mereka juga menyiramkan air kekuburan almarhum, namun tidak disangka-sangka terdengar suara tangisan yang cukup keras.

Suara tangisan yang didengar oleh si udin awalnya dikiranya adalah suara tangisan salah satu keluarga mereka saat mengenang masalalu almarhum namun suara itu terdengar semakin keras dan akhirnya si udin menoleh kearah belakang dan melihat seorang gadis cantik nan manis terduduk dipinggiran kuburan.

Berselang beberapa menit suara tangisan gadis itupun semakin kencang. Hati si udinpun mulai merasa ibah dan kasihan sehingga menghampiri si gadis itu untuk menanyakan perihal yang membuat dirinya menangis.

Udin: permisi mba. Mba kenapa kok sampai nangis keras kyak gitu ?

Cewek: saya sedih mas, mengenang masalalu yang telah saya lewati bersama dengan almarhum semasa hidupnya.

Udin: kalau boleh saya tau yah mba, ini kuburan siapanya mba yah ?

Cewek: ini kuburan pacar saya mas. Dia meninggal karena kecelakaan tunggal seminggu yang lalu.

Udin: maaf yah mba kalau saya banyak tanya. Saya turut berduka cita yah mba atas meninggalnya pacar mba.

Cewek: terima kasih yah mas, kamu sangat baik, sekali lagi saya berterima kasih karena sudah ikut prihatin.

Udin: iya nggak apa-apa mba. Jangan terlalu lama larut dalam kesedihan mba karena itu tidak baik buat mba dan kalau boleh biarkan saya yang menggantikan posisi pacar mba.

Cewek: mas, kamu serius sama aku. Saya tidak salah dengar kan ?

Udin: iya saya serius mba, tidak bercanda, sumpah saya serius.

Cewek: (bahagianya tidak ketulungan sampai dia berbinar-binar dan memanggil tukang gali kubur) mas, mas tolong dong di gali lagi kuburan pacar saya karena pria yang di samping saya ini mau menggantikan posisinya di liang lahat kuburan pacar saya.

Udin: aduh mampus gua dasar semprul. (Bicara dengan nada rendah)

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Cerita ini datangnya dari seorang laki-laki tua yang berprofesi sebagai peternak bebek. Namun bebek yang dia ternakkan cukup berhasil sehingga dia punya ribuan ekor bebek.

Bebek yang dia ternakkan bahkan setiap harinya bertelur dengan kualitas telur terbaik dan sangat laku dipasaran karena ukuran telurnya yang lebih besar daripada telur bebek biasanya.

Suatu ketika, petugas dari peternakan tiba-tiba datang kerumah peternak bebek tersebut untuk mengetahui bagaimana caranya agar bisa beternak bebek dengan sukses seperti itu.

Petugas: selamat siang pak, kami dari peternakan datang kemari untuk bertanya sedikit tentang bagaimna cara merawat bebek sebanyak ini.

Peternak: iya selamat siang pak, iya silahkan ditanyakan jika memang ada yang perlu ditanyakan.

Petugas: begini pak, saya perhatikan bebek bapak ini sangat banyak dan kalau boleh saya tau, bapak beri makan apa setiap harinya.

Peternak: setiap harinya saya beri makan dedak pagi dan sore, hanya itu pak.

Petugas: loh bapak ini bagaimna, kenapa bebeknya hanya di kandangkan dan kenapa tidak di lepaskan mencari makan. Kalau begitu bapak saya denda 3 juta rupiah.

Setelah berselang selama satu bulan kemudian, si petugas yang sama pun datang ke rumah peternakan si bapak itu dan menanyakan hal yang sama seperti yang ditanyakan sebelumnya.

Petugas: selamat siang pak. Oya bapak beri makan apa bebek-bebek bapak sebanyak ini ?

Peternak: (karena takut didenda lagi akhirnya dia mencari alasan) setiap harinya saya lepaskan di kali untuk mencari makan sendiri pak.

Petugas: bapak ini bagaimana sih, kenapa bebeknya dibiarkan dikali, nanti kalau hanyut bagaimana pak ? Kalau begitu bapak saya denda 3,5 juta.

Berselang selama satu bulan lamanya petugas itu datang lagi dengan membawa pertanyaan yang sama seperti yang diajukan kepada peternak itu sebelumnya.

Petugas: selamat siang pak. Setiap hari bapak beri makan apa bebek-bebek bapak ini ?

Peternak: (karena tidak ingin di denda untuk yang kesekian kalinya akhirnya dia mendapatkan alasan yang tepat) setiap hari saya beri dia uang jajan kemudian saya lepaskan dari kandangnya untuk bisa keluar berbelanja di warung makan.

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com -  Beberapa malam terakhir ini, parjo mengalami penyakit insomnia yang sulit untuk diatasinya. Penyakit ini sangat menyiksa si parjo karena setiap malamnya dia tidak bisa memejamkam matanya.

Penyakit insomnia yang dialami oleh siparjo sebenarnya sudah berlangsung selama satu minggu dan ini sangat menyiksa si parjo, karena saat siang hari ketika sedang bekerja kepalanya selalu terasa berat dan pusing.

Pada hari itu si parjo bertemu dengan kawan lamanya yang sebelumnya menempuh pendidikan di luar kota. Saat itu juga si parjo menceritakan permasalahan yang dialaminya dan kemudian diberilah dia solusi agar mencoba menggunakan obat tidur agar bisa tertidur. Mendengar saran dari temannya itu, si parjo langsung mencari apotek untuk membeli obat.

Parjo: Mba, tolong dolong dong beri saya obat tidur karena sudah satu minggu terakhir ini saya tidak bisa tidur.

Penjual: Bapak mau pilih yang mana ? Karena saya punya ada empat macam. Yang satu ini warnanya merah, yang ini warnanya kuning, yang ini warnanya pink, dan yang satu ini warnanya putih. Mau yang mana pak ?

Parjo: Saya butuh yang paling manjur mba'. Emang diantara keempat itu bedanya apa yah mba ?

Penjual: Nah kalau bedanya, kalau yang warnanya merah ini, bapak bisa tidur dan mimpinya ketemu luna maya, terus yang kuning ini kalau tidur mimpinya bisa ketemu dengan cita-citata.

Parjo: Wow, hebat banget tuh obatnya mbak. Terus kalau yang pink dengan warna putih bedanya apa yah mba' ?

Penjual: Nah untuk yang dua ini (sambil mengangkat kedua obat berwarna pink dan putih) yang pink kalau tidur, mimpinya bisa ketemu dengan ayu tinting, dan yabg putih ini kalau bapak minum entar mimpi bisa ketemu dengan ariel tatum.

Parjo: Wow keren banget obatnya mba. Kalau saya minum sekaligus keempat-empatnya gimana yah mba. Pasti lebih hebat lagi.

Penjual: iya ini lebih hebat lagi, kalau bapak minum sekaligus keempat-empatnya, bapak bisa ketemu dengan almarhum olga syahputra dan ketemu dengan penciptamu.

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan kawan lama, yang sudah sekitar empat tahun yang lalu tidak pernah ketemu dan bercanda lagi.

Kawanku itu adalah teman bercanda sekaligus teman yang selalu saya jahili saat duduk di bangku SMA dulu. Kadang bercandaan kami keterlaluan namun kami selalu menganggapnya bercandaan biasa.

Tidak ada dendam dan rasa marah yang timbul ketika kami saling menjahili. Saat kami dulu sedang berkumpul, kami selalu bercanda tebak-tebakan. Dan karena sudah kurang lebih empat tahun lamanya tidak bertemu dan sekali bertemu kita bernostalgia dengan masa lalu.

Saya: Kucing-kucing apa yang pintar nyanyi. Hayooo, kucing apa ?

Win: (menggaruk kepala bagian belakang pertanda berpikir keras) kucing persia.

Saya: Salah, ayo pikir lagi kira-kira apaan coba ? Kalau loe udah nyerah bilang aja.

Win: iya deh gua nyerah. Emang kucing apaan yang bisa nyanyi ? Setau saya suara kucing semuanya sama.

Saya: kucinggggg. Kucinta dia kusayang dia rindu dia inginkan dia. Hahaha.

Win: gua nggak mau kalah dong, gua juga punya. Kenapa ayam jago jangan di adu ? Hayoo apa.

Saya: yah itumah gampang boss ayam jago jagan diadu kalau diadu jenggernya merah.

Win: yah loe kok tau sih. Saya nyerah deh. Saya kalah.

Saya: jagan nyerah dulu dong. Gue masih punya pertanyaan nih. Kakek, kakek apa yang kalau nyebur kekali nggak mati.

Win: waduh kakek apaan yah. Kakek yang bisa renang.

Saya: salah. Kakek kakek yang kalau nyebur kekali ngga mati adalah kakeknya kura-kura.

Win: yah ampun deh gua kalah. Saya Nyerah, dari dulu emang gua nggak pernah bisa ngalahin kamu. Ngakak sambil nangis karena kalah.

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Kemarin malam saya merasa aneh entah kenapa tepatnya pukul dua belas lewat dua puluh lima, saat mata mulai menuju kealam mimpi, saat itu juga terdengar suara dering handphone yang cukup keras.

Saya berusaha bangkit meskipun mata ini sepertinya menolak untuk bangkit dan menginginkan untuk bersandar pada bantal yang empuk kesayangan.

Setelah bersusah payah untuk bangkit dan mengambil handphone yang terletak di meja depan kamar, lalu ku tekan tombol jawab dan kudekatkan handphone tersebut pada telinga dan ku katakan.

Bagong: Iya halo, selamat malam. Maaf ini dengan siapa ? (Dengan mata yang sudah mulai tertutup)

Penelpon: Iya halo nak. Ini mamah nak.

Bagong: Ow mamah, iya kenapa mah.

Penelpon: Gini nak, mama lagi di kantor polisi pinjam handphone teman.

Bagong: Iya terus kenapa mah ?

Penelpon: Mamah mau minta tolong untuk dibelikan pulsa, di nomor baru mamah nih (menyebutkan nomor handphonenya).

Bagong: Nomor baru yah mah ? Trus mamah pakai hp baru juga ?

Penelpon: Iya nih mama habis beli handphone baru.

Bagong: Nah terus kenapa nggak sekalian beli pulsa juga mah ?

Penelpon: Iya nak, tadi saya juga beli pulsa tapi pulsanya habis kepakai nelpon dengan pengacara mama karena mama nih lagi di kantor polisi.

Bagong: Ow gitu yah mah, mamah mau pulsa berapa ?

Penelpon: Beliin pulsa lima puluh yah nak, karena mamah mau nelpon pengacara mama lagi. Lagian mama nggak bisa keluar beli pulsa nih.

Bagong: Tapi enak yah mah di sana, bisa beli handphone baru, bisa beli pulsa, malah ada kantor polisinya juga. Wah keren tuh mah.

Penelpon: maksud kamu apa nak ?

Bagong: Iya kan mamah dua tahun yang lalu sudah meninggal.

Penelpon: Semprul loh, kenapa nggak bilang dari tadi, ah dasar semprul, pulsa gue hampir habis lagi nelponin loe. (Tut, tut, tut. Panggilan di matikan)

Bagong: haha kasihan. Gue mau di tipu. Aduh hilang deh kantuk gue. Ampun.

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Kemarin saya beli sate namun tiba-tiba datang seseorang yang entah arahnya dari mana kemudian tiba-tiba menghampiri si tukang sate yang sedang sibuk membakar sate pesanan saya.

Si tukang sate yang sedang sibuk mengibas-ngibaskan kipasnya hanya diam dan tidak bersuara sedikitpun. Namun orang ini tiba-tiba berdiri di sebelahku entah apa yang ada di dalam pikirannya.

Kucoba untuk berbincang dengan si tukang sate "pak masih lama nggak nih saya sudah kelaparan nih pak" kata saya kepada si tukang sate yang terlihat kelelahan seolah menyimpan sejuta masalah di dalam pikirannya. "Bentar lagi selesai pak" jawab si tukang sate kepada saya. Setelah itu suasana menjadi hening tanpa suara, berselang dua menit kemudian tiba-tiba orang yang di sebelah saya ikut berbicara.

Orang misterius: Pak, pak. Seporsi satenya berapa yah pak ? (Tanya orang misterius itu kepada si tukang sate.

Tukang sate: Seporsi harganya dua puluh ribu dek. Mau pesan berapa ? (Jawab tukang sate kepada si orang misterius)

Orang misterius: Waduh, mahal bener pak. Kalau nggak pake lontong harganya berapaan yah pak ?

Tukang sate: Nggak pake lontong harganya 15 ribu dek.

Orang misterius: Waduh, masih mahal pak. Kalau pesan setengahnya tanpa pakai lontong berapa yah pak ?

Tukang sate: Pesan setengah porsi nggak pakai lontong harganya tujuh ribu lima ratus.

Orang misterius: Masih mahal nih pak. Kalau pesannya setengah porsi tanpa kuah harganya berapa pak ?

Tukang sate: Setengah porsi nggak pakai kuah harganya lima ribu rupiah. Kamu mau pesan berapa ? Dari tadi cuma nanya mulu'.

Orang misterius: Wah, wah, wah sabar dong pak. Ingat pembeli adalah raja. Yang sabar dong pak. Oya yang lebih murah ada nggak pak ?

Tukang sate: Ada, loe mau ? Noh tusuknya saya kasi kamu gratis nggak usah bayar.

Orang misterius: Wah boleh tuh pak, harganya berapaan saya mau beli tusuknya aja.

Tukang sate: Ngga usah bayar, saya kasi kamu gratis, Emang untuk apa tusuk satenya ?

Orang misterius: Yah buat tusuk gigi lah pak, biar ntar cewek-cewek yang lagi duduk di gang sono noh, bilanganya gini "wihhh cowok ganteng lewat, habis makan sate, pasti tuh oranh kaya" terus gue bisa jalan sambil ngebusungin dada.

Tukang sate: Dasar semprul anak muda jaman sekarang. Arghhhh.

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Kemarin saya kaget, entah kenapa tiba-tiba handphone saya berdering saat jarum jam menunjukkan pukul 02.13 AM yang tidak seperti biasanya.

Karena rasa kantuk yang sudah tidak terbendung lagi akhirnya saya mengabaikan suara dering handphone tersebut dan saya biarkan untuk tetap di atas meja tanpa saya sentuh.

Satu panggilan telah terlewatkan dan handphone tersebut tidak juga saya sentuh hingga pada akhirnya berderinglah untuk yang kedua kalinya. Namun rasa kantuk itu tetap tidak terbendung sehingga dering handphone tersebut tidak juga saya hiraukan.

Dua panggilan telah terlewati dan berderinglah untuk yang ketiga kalinya, namun rasa kantuk ini tetap saja tidak terbendung sehingga saya meraih handphone tersebut kemudian saya kecilkan suara deringnya.

Akhirnya tiga panggilan telah terlewati dan belum juga saya jawab. Dan tetap handpone tersebut masih berada di atas meja dan kubiarkan untuk berdering.

Panggilan yang keempat telah terlwati dan terdengar lagi suara dering handphone tersebut untuk yang kelima kalinya, namun mata ini enggan untuk terbuka akhirnya saya membiarkan handphone tersebut tetap berdering.

Setelah panggilan kelima telah terlewati dan tidak lama kemudian berdering lagi handphone tersebut untuk yang ke enam kalinya. Mata ini ku coba untuk membukanya namun sebelah kanan enggan untuk melihat dan rasanya hanya ingin tidur saja.

Panggilan ke enam juga sudah usai dan seperti sebelumnya handphone tersebut kembali berdering untuk yang ketujuh kalinya namun karena saya berpikiran bahwa itu sepertinya panggilan darurat dan harus saya jawab maka saya berusaha keras untuk membuka mata dan meraih handphone tersebut, setelah handphone di tangan, ku tekan tombol jawab dan kudekatkan handphone tersebut di telinga namun saat saya akan mengatakan HALLo, tiba tiba terdengar suara "andi bangun nak, ini sudah siang loh. Ayo bangun" rupanya semua itu hanya mimpi.

Tamat

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Berdoa adalah suatu hal yang setiap manusia melakukannya. Berdoa merupakan salahsatu cara meminta kepada yang maha kuasa agar semua keinginan bisa terkabulkan.

Berusaha dan disertai dengan doa adalah suatu hal yang wajib untuk dilakukan namun apa jadinya jika hanya doa tanpa usaha ? Seperti yang diajarkan kepada saya bahwa semua itu akan sia-sia jika tanpa di barengi dengan usaha yang nyata.

Maka apapun yang kamu minta kepada-Nya maka yakin semua itu bisa terkabulkan, dan oleh karena itu mintalah namun jangan sesekali kamu salah dalam meminta, karena ketika semua terkabulkan maka kamu sendiri yang akan merasakannya.

Berikut cerita lucu unik dan menarik yang terjadi jika pemahaman kita kurang dalam memaknai agama dengan baik, dan mungkin dikirannya hanya berdoa maka semuanya akan terkabulkan tanpa perlu lagi bersusah-susah.

Kolot berdoa: Ya Tuhan jadikan aku orang yang hanya duduk dengan menggoyang-goyangkan kaki maka uang dengan sendirinya mendatangiku. (Swingggggggg jadilah si kolot tukang jahit.

Karena tidak puas si kolot berdoa lagi: Ya Tuhan jadikan saya orang yang bisa memerintah orang-orang kaya dengan leluasa. (Swinggggg jadilah dia tukang cukur)

Namun karena si kolot masih belum puas juga akhirnya dia berdoa lagi. Ya Tuhan jadikan saya orang yang hanya dengan bermain air maka uang mendatangiku. (Swinggggg jadilah dia tukang cuci piring)

Si kolot masih saja belum puas dan berdoa lagi. Ya Tuhan jadikan saya orang yang selalu dikelilingi oleh anak kecil dan uang mendatangiku. (Swinggggg jadilah dia tukang odong-odong)

Si kolot masih saja belum puas, akhirnya dia berdoa lagi. Ya Tuhan jadikan saya orang yang hanya mengibaskan kipas maka uang mendatangiku. (Swingggg jadilah si kolot tukang sate)

Si kolot masih saja belum puas dan berdoa lagi. Ya Tuhan jadikan saya orang yang punya pengikut yang banyak kemanapun saya pergi selalu mengikut. (Swingggg akhirnya jadilah si kolot tukang ngangon kambing)

Ya tuhan kok saya salah melulu berodanya. Tolong kabulkan doa saya yang terakhir Tuhan, tolong jadikan saya orang yang hanya naik turun mobil, dengan begitu uang mendatangiku (swingggg jadilah dia kondaktur mobil pete-pete)

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Disebuah desa yang jauh dari keramaian kota, terdapat sebuah rumah yang dihuni oleh dua orang kakak beradik yang hampir setiap harinya saling mengingatkan tentang kebaikan dan saling menjaga.

Kebiasaan saling mengingatkan akan kebaikan dan saling menjaga satu sama lain adalah rutinitas yang selalu mereka lakukan setiap harinya, dan kebiasaan ini berlangsung selama mereka hanya tinggal berdua, karena orang tua mereka sudah tiada.

Suatu ketika, saat adiknya itu pergi berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan di kota, terjadi perbincangan yang cukup unik dan menarik, ayo di baca sampai diujung yah biar ngakaknya juga nggak stenga-stengah.

Kakak: kamu mau kemana dek, pagi-pagi begini ? Tumben nggak seperti biasanya.

Adik: biasa kak, mau pergi belanja persiapan selama sebulan. Kakak tau sendiri kan kalau jarak pusat perbelanjaan dengan tempat tinggal kita ini cukup jauh jaraknya.

Kakak: ya sudah, kamu hati-hati yah di jalan. Atau kamu mau kakak temani ?

Adik: nggak usah kak, biar saya aja sendiri yang berangkat. Kakak di rumah aja, biar saya sendiri yang bawa kendaraan kesana.

Kakak: ya sudah, kamu hati hati yah, sekarang banyak modus penipuan, minta nomor telpon lah, minta dianterin lah, minta pin bb lah, minta nomor rekening lah dll.

Adik: iya kak, saya pasti jaga diri kok, kakak tenang aja, doain nggak terjadi apa-apa dengan saya. (Menatap kakaknya dengan senyuman)

Berangkatlah sang adik ke pusat perbelanjaan dan berselang beberapa jam kemudian kemudian, terdengar suara motor dan ternyata yang datang adalah adiknya.

Kakak: kamu sudah pulang dek. Gimana tadi di pasar, ada yang gangguin kamu tidak ?

Adik: iya kak seperti kakak bilang tadi kalau sekarang banyak modus penipuan salahsatunya minta nomor hp lah dan sebagainya. Dan tadi saya beli pulsa di counter, eh malah penjual pulsanya minta nomor hp, yah saya ngga kasih karena tau nggak kak, itu hanya modus dia doang. Mungkin dia kira saya bodoh.
 
Kakak: yah ampun dek dek. Kamu nih gimana sih. Ampun (mulai stresss)

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com -  Sekolah merupakan tempat belajar atau tempat menimba ilmu. Disekolah, hampir setiap pertengahan semister atau akhir semester kita selalu di berikan ulangan untuk mengetahui kemampuan siswa siswi dalam mencernah setiap mata pelajaran.

Ada begitu banyak jenis mata pelajaran yang selalu kita pelajari di sekolah, ada matematika, ipa, ips, dan termasuk kesenian. Nah salahsatu mata pelajaran yang pada umumnya disukai oleh siswa siswi adalah mata pelajaran keterampilan menggambar.

Menggambar sebagai mata pelajaran yang paling disukai karena dengan mata pelajaran tersebut kita bisa mengekspresikan pikiran kita yang dituangkan kedalam selembar kertas. Dengan menggambar kita bisa bermain dengan banyak warna sesuai dengan keinginan.

Suatu hari, seorang guru memberikan tugas menggambar di dalam kelas, namun salahsatu anak berbeda dari yang lainnya. Jika yang lainnya sibuk menggambar, tetapi yang satu orang tersebut tampak hanya diam dan berpikir. Dan rupanya dia bingung harus menggambat apa, akhirnya guru itu menghampirinya. Dan karena tidak ingin kena marah akhirnya dia mencari alasan.

Guru: Jono, bagaimana dengan gambar kamu ? Sudah selesai belum ? Dari tadi ibu perhatikan kamu hanya diam.

Jono: Gambar saya sudah selesai ibu guru. (Tanya jono kepada gurunya)

Guru: Nah loh, kamu gambar apa jonooo ? Kok cepat amat, yang lain aja belum ada yang selesai.

Jono: Saya gambar sapi makan rumput ibu guru.

Guru: Sini gambarnya ibu lihat. Loh, loh mana rumputnya no' ? Katanya sapi makan rumput tapi rumputnya nggak ada.

Jono: Yah ibu, kan rumputnya sudah habis dimakan sapi, jdi nggak saya gambar karena habis.

Guru: Kalau gitu mana sapinya yang sudah makan rumput no' ? Kok nggak ada juga sih. Kamu jangan bilang belum selesai yah, nanti ibu jewer kamu.

Jono: Yah ibu ini gimana sih. Kalau rumputnya habis, untuk apa sapinya diam disitu. Yah pasti sudah kabur sapinya lah bu guru karena rumputnya sudah habis. Pastinya sapi itu cari rumput yang lain dan bukan di tempat jono menggambar.

Guru: (Tepuk jidat sambil geleng-geleng) sekarang kamu berdiri di depan kelas sampai pulang sekolah.

Jono: Asikkk. Berdiri di dekat kursi ibu guru. Sering-sering yah bu guru minta saya berdiri biar dekat ibu terus. 

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Dunia teknologi yang semakin modern memang membawa dampak positif dan negatif yang cukup luar biasa pengaruhnya. Tidak hanya bagi orang dewasa tetapi juga terhadap anak-anak.
 
Salahsatu contoh adalah dunia internet dan media TV. Di internet dengan mudahnya kita bisa mengakses hal-lah atau konten yang tidak layak untuk kita lihat, di media tv kita selalu di suguhkan dengan beebagai peran atau tindakan kekerasan yang luar biasa.
 
Dari beberapa kasus kejahatan yang terjadi akibat tidak bisa menggunakan teknologi itu secara positif, salah satu tindak kejahatan yang paling sering terjadi akibat dari penggunaan teknologi adalah tindak kejahatan pada kaum wanita, yang berawal dari perkenalan dan rayuan yang dilakukan lewat jaringan internet.
 
Namun pada dasarnya semua itu tidak akan terjadi ketika kita bisa menggunakan teknologi itu sebagai mana mestinya. Salah satu contoh lain adalah, seorang anak yang dibawah umur akan sangat mudah mengakses konten yang tidak seharusnya mereka lihat sehingga sangat mempengaruhi kondisi psikologis si anak.
 
Terlepas dari itu semua, cerita lucu antara seorang ibu dengan seorang anak yang sangat lucu akibat dari ibunya yang menjadi korban iklan yang selalu di tontonya di Tv.
 
Anak: Mah, saya telah di nodai oleh dia.
 
Mama: Nggak apa-apa, karena berani kotor itu baik loh nak (korban iklan rinso)
 
Anak: Mamah ini gimana sih, bagaimana dengan nama baik keluarga kita ?
 
Mama: Nggak apa-apa, biarin, yang penting mintz (korban iklan permen)
 
Anak: Tapi mah, bagi saya ini adalah sesuatu yang makan hati mah.
 
Mama: Apapun makanannya yang jelas minumnya adalah teh botol sosro. (Korban iklan teh botol)
 
Anak: Tapi mah, perut saya nanti tambah gede'.
 
Mama: gede' sih tapi rela bagi-bagi.

Anak: Mah, ntar tetangga pada ngomongin loh, bikin telinga jadi panas ntar.
 
Mama: Kalau panas, minum sprite. Karena sprite nyatanya nyegerin. (Korban iklan sprite)
 
Anak: Mamah nih, diajak ngomong kok gitu sih, nga nyambung banget. Mending saya bunuh diri aja deh.
 
Mama: Jangan dong karena nggak ada loe nggak rame'.
 
Anak: Yah, mamah gue korban iklan. Ampunnnn.
 
Mama: Eits enjoy ajah.
 
Anak: grrrrrrrr. Mamahhhhhh. (Mengamuk sambil benturin kepala di dinding)

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Suatu kenikmatan tersendiri yang akan kita rasakan ketika bisa berkumpul bersama dengan semua keluarga dalam satu rumah, bercanda, tertawa dan berbagi bersama dengan keluarga yang lainnya.
 
Jika salah satu dari keluarga kita tidak sedang berada di dalam rumah maka yang lain pasti akan mencarinya dan ini adalah suatu hal yang lumrah terjadi, dan hampir setiap orang melakukan hal ini.
 
Disebuah rumah hidup sebuah keluarga kecil yang selalu rukun dan bahagia. Seorang ayah yang notabenenya hanya sebagai karyawan biasa dan selalu kerja lembur di kantornya karena pekerjaannya selalu bertumpuk dan mengharuskannya bekerja lembur.
 
Suatu ketika, jarum jam telah menunjuk angka sepuluh sebagai pertanda bahwa saat itu sudah pukul sepuluh malam dan ayahpun belum juga pulang dan mengabari keluarganya di rumah tentang kerjaan leburnya karena biasanya, saat pukul sembilan malam ayah sudah ada di rumah.
 
Ibu: Nak kamu sudah di SMS ayah belum, pulangnya jam berapa ? (Tanya ibu kepada anaknya yang sedang main handphone)
 
Anak: Nggak ada sms ayah nih bu' (jawabnya kepada ibu yang sedang asik nonton serial sinetron india andalannya.
 
Ibu: Ya sudah kamu telepon ayah gih sana, tanyakan pulangnya jam berapa, dan kenapa belum pulang-pulang juga.
 
Anak: Baik bu' tapi pake handphone ibu yah (sambil cengingar-cengingir di sebelah ibunya yang semakin asik menikmati sinetron andalannya)
 
Ibu: Iya pake handphone ibu aja. Hp ibu ada di meja makan tadi ibu simpan. Ambil gih handphonenya terus telephon ayah kamu tanyain (sambil menunjuk kearah meja tempat hp-nya disimpan)
 
Berdirilah anak itu mengambil handphone ibunya yang di taruh di atas meja makan. Berselang beberapa menit, ibunya pun bertanya kepada anaknya yang di minta menelpon ayahnya.
 
Ibu: Sudah kamu telepon ayah kamu belum ? Kok diam. (Bertanya kepada anaknya yang disuruh menelpon ayahnya).
 
Anak: Udah kok bu' tapi yang jawab perempuan. (Tanya anaknya kepada ibunya setelah menelpon ayahnya yang belum pulang)
 
Ibu: apaaaaa ? (Terkejut dan tanpa sadar remote tv juga ikut melayang) sialan, kurang ajaaaaar, awas aja ntar kalau pulang, kamu pasti rasakan nikmatnya tidur diteras. Ngomong apa itu si perempuannya ?
 
Anak: Katanya sih pulsa anda tidak mencukupi untuk melakukan panggilan ini. Gitu mah yang dia katakan (dengan muka polos tanpa dosa)
 
Ibu: Yah, kamu nih kenapa nggak bilang dari tadi kalau yang dia katakan seperti itu. Remot tv ikut melayang malah mantulnya kena' di jidat lagi)

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Seorang nenek-nenek yang memiliki rencana besar untuk berlibur negara kanguru, namun karena nilai bahasa inggrisnya atau kemampuan berbahasa inggrisnya anjlok, terpaksa dia harus melakukan kursus singkat.
 
Kursus dadakan dan sangat singkat nenek tersebut lakukan kepada cucunya yang masih duduk di bangku kelas tiga sekolah menengah atas. Hal itu dia lakukan agar tiba di negara kaguru nanti dia tidak lagi mengalami hal-hal yang tidak di inginkan.
 
Nenek: Cu' tolong ajari nenek bahasa inggris yah, karena sebentar lagi nenek akan bertolak kenegara kaguru, karena dari kecil nenek kepengen sekali melihat kanguru ada di negara asalnya.
 
Cucu: Ok siap nek. Nenek mau mulai dari mana ? Ayo saya ajarkan. (Sambil memegang tangan neneknya)
 
Nenek: nah sebentar lagi kan nenek ke negara kaguru itu, dan kalau nenek masuk di beberapa gedung-gedung besar, atau pusat perbelanjaan terus nenek mau buang air kecil. Bagaimana cara membedakan antara toilet laki-laki dengan toilet perempuan ?
 
Cucu: Itu mah gampang banget nek. Jadi gini, nenek tinggal lihat dan baca di pintu toiletnya. Ada nga yang tertulis woman dan man. Kalau laki-laki tulisannya man, dan kalau perempuan tulisannya woman. Nenek tinggal mengingat dan membacanya nanti. Gampang kan nek ?
 
Nenek: Yah, kamu ngeledekin nenek yah. Kamu kan tau kalau pengelihatan nenek sudah nga senormal dulu. (Dengan wajah yang sedikit marah)
 
Cucu: Hehehe maaf nek, saya kan nga ingat (menatap kearah atas sambil menggaruk-garuk kepala bagian belakang, pertanda lagi berpikir keras) gimana yah nek.
 
Nenek: ayo dong, katanya mau ngajarin nenek. (Memegang tangan cucu sambil merayunya agar mendapatkan ide yang lebih cemerlang.
 
Cucu: ahha, gini nek. Saya punya ide, jadi nanti nenek tinggal hitung berapa jumlah hurufnya. Yang mana lebih banyak hurufnya berarti itu toilet untuk perempuan dan yang mana lebih sedikit hurufnya itu berarti toilet untuk pria.
 
Kursus singkat itupun berlangsung selama tiga hari dan akhirnya sedikitnya ada sesuatu yang nenek bisa ingat dan di gunakan setibanya nanti di negara kanguru tersebut.
 
Berselang beberapa hari, nenek pun berangkat kenegara kanguru dan sesampainya disana entah kenapa nenek malah mengamuk banting-banting barang di penginapannya, rupanya nenek itu salah karena ternyata yang lebih banyak hurufnya menandakan toilet laki-laki dan yang lebih sedikit hurufnya adalah toilet perempuan karena tulisannya adalah ledies untuk wanita yang hurufnya berjumlah enam dan gentleman untuk laki-laki yang jumlah hurufnya lebih sedikit daripada ledies.
 
Nenek: yahhhhh pantas aja saya salah mulu' masuk toiletnya dan diusir mulul pas masuk toilet rupanya saya di bodohi cucu sendiri. Lihat aja ntar kalo nenek pulag tak kasih kamu oleh-oleh tinju dari australia.

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Kesehatan adalah hal yang paling di utamakan oleh setiap orang, karena dengan kita sehat maka apapun yang kita lakukan bisa berjalan dengan baik, namun sebaliknya jika kita sakit, harta sebanyak apapun tidak akan mampu kita nikmati.
 
Disuatu desa yang jauh dari perkotaan dan berada pada pegunungan, terdapat seorang kakak beradik yang setiap harinya selalu di sertai dengan canda, bahkan apapun itu selalu disertai dengan candaan dan tawa.
 
Suatu hari sang adik hendak kepasar, saat itu suasana masih pagi dan ia pun meminta izin kepada kakanya untuk berangkat kepasar tanpa ingin ditemani oleh sang kakak
 
Kakak:Dek, kamu mau kemana membawa keranjang kayak gitu (bertanya sambil menunjuk keranjang sayuran yang sedang di pegang adeknya)
 
Adik: Yah kakak, bawa keranjang kayak gini itu artinya mau kepasar kaaaak, masa mau pergi tidur, yah nggak-nggak ajah nih si kakak.
 
Kakak: Ow adek mau kepasar, kirain mau kemana (sambil tersenyum menatap wajah adiknya yang sudah siap berangkat kepasar)
 
Adik: Iya dong kak, saya mau kepasar. Inikan masih pagi jadi enak kepasarnya.
 
Kakak: Adek mau saya antar nggak kepasarnya ? (Menatap wajah adiknya dengan serius)
 
Adik: nggak ah kak, saya mau jalan aja biar sehat sekalian olahraga jadi makin langsing deh. (Dengan muka polos sambil tersenyum-senyum)
 
Kakak: haha adek nih ada-ada aja. Tuh lihat si pak maman tetangga sebelah setiap hari pulang kerja jalan kaki sejauh sepuluh kilo meter tapi tetap aja perutnya buncit.
 
Adik: si kakak nih ada-ada aja, ntar kalau pak mamannya dengar bisa masalah lagi loh. Ya sudah saya berangkat yah kak. Nggak usah di anterin saya jalan kaki aja.
 
Kakak: ya sudah kalau nggak mau diatar, tapi ntar dulu dek, ntar kalau pulang kakak pesan buah yah dek.
 
Adik: untuk apa buahnya kak ? (Menatap wajah kakaknya yang tiba-tiba memesan buah)
 
Kakak: Mau kakak gunakan untuk membuang toksin di badan kakak ini biar makin sehat dan wajah kakak lebih bersih gitu (sambil tersenyum pada adiknya)
 
Adik: Yah kakak, tuh belajar sama tom-tom (kera peliharaannya) setiap hari aja makan buah tapi apa yang terjadi ? Wajahnya tetap penuh bulu. Emang kakak mau penuh bulu kayak gitu mirip monyet ?
 
Kakak: Argggggggghhhhhh (marah)

Tweet Share Share Share Share Share



www.lorongka.com - Seorang pemuda yang tinggal di desa, jauh dari keramaian kota. Pada suatu hari mereka datang di salahsatu kota metropolitan bersama dengan temannya yang kuliah di kota tersebut.
 
Pemuda desa tersebut ikut dengan temannya karena rencana mereka akan berlibur di kota tersebut karena dia tidak pernah kekota dan baru pertama kalinya melihat indahnya kota, akhirnya diapun merasa terkejut dengan beberapa hal yang baru dia lihat di kota namun tidak pernah mereka lihat di desanya.
 
Suatu ketika temannya memanggilnya keluar dari penginapan hanya untuk jalan-jalan. Akhirnya mereka berdua berjalan-jalanlah di kota itu namun berselang beberapa jam akhirnya mereka berdua merasa kelaparan. Dia menjak teman desanya ini untuk masuk kedalam restoran megah yang ada di kota itu.
 
Namun karena baru pertama kalinya menginjak dan melihat suasana kota akhirnya didepan pintu restoran terlihat jelas tulisan yang ada di pintu restoran bertuliskan OPEN. Persepsinya adalah open itu merupakan alat yang digunakan untuk memanggang kue.
 
A: (melangkah masuk menuju pintu bertuliskan open, namun karena temannya hanya diam dan tidak bergerak akhirnya dia bertanya) kenapa kamu tidak melangkah masuk ?
 
B: Nggak ah. Saya takut. (Tetap berdiri tanpa bergerak menuju pintu)
 
A: Kamu takut kenapa ? Nggak ada orang jahat kok di dalam sana. (Menatap wajah temannya dengan berusaha menyakinkan dia)
 
B: Bukan karena takut dengan orang jahat tapi kamu lihat kan tulisan open itu ? Itu pasti panas di dalam sana.
 
A: (hanya diam dan mulai bingung dengan apa yang dikatakan oleh temannya itu)
 
Melihat seorang bule yang berkulit putih akan masuk kedalam sana, akhirnya dengan tingkah lucunya dia melarang si bule untuk masuk kedalam sana karena menganggap di dalam sana sangat panas.
 
B: Mister jangan masuk kedalam sana, apa kamu nggak melihat disitu ada tulisa open ? Itu pasti panas mister
 
Sibule pun tidang menghiraukan apa yang dia katakan, dan temannya itupun hanya diam, melongok karena keanehan temannya ini, dalam hatinya dia berkata "teman gue ini katro amat yah, aduhhh ampunnnn"
 
B: Kamu lihat yah dia masuk kedalam sana tanpa menghiraukan apa yang saya katakan, paling-paling saat kekuar nanti dia akan menjadi hangus, liahat aja ntar (tidak lama kemudian keluarlah salah seorang yang berkulit hitam pekat) nah saya bilang apa tadi, dia pasti hangus tuh kamu lihat, hitam kan dianya. Ayo kita pulang nga usah masuk kedalam sana.
 
A: Plakkkk (tepok jidat sambil geleng-geleng)

Tweet Share Share Share Share Share



www.lorongka.com - salah satu cerita tentang mob papua. Diceritakan seorang anak yang berasal dari papua datang kekota metropolitan hanya untuk mencari ilmu pengetahuan.


Karena berasal dari daerah yang sangat jauh sehingga dia merasa bahwa dirinya adalah orang yang asing ketika berada di daerah tersebut. Hampir setiap hari dia melihat temannya menggunakan kendaraan pribadi untuk berangkat kesekolah.


Seketika karena merasa iri dengan teman-temannya yang berangkat kesekolah menggunakan kendaraan pribadi akhirnya dia menelpon orang tuanya untuk mengadukan perasaan yang dimilikinya. Namun mungkin ayahnya tidak mengetahui maksud yang jelas dari anaknya akhirnya terjadi perbincangan yang cukup lucu.


Anak: halo bapak.


Bapak: iya halo anak, kamu kenapa toh ?


Anak: aduh bapak saya merasa iri dengan teman-teman saya.


Bapak: iri kenapa kamu ?


Anak: bapak setiap hari teman-teman pergi kuliah mereka pakai kendaraan pribadinya bapak. Ada yang pakai kijang, panter, kuda jaguard.


Bapak: aduh anak kenapa tidak dari kemarin kamu bilang ini anak. Kamu tidak tau kah kalau bapak ini orang kaya.


Anak: jadi bapak mau belikan saya satu kendaraan kah ?


Bapak: tenang anak nanti bapak kirim kau satu ekor babi supaya kau bisa gaya-gaya kalau kekampus kamu.


Tweet Share Share Share Share Share



www.lorongka.com - Biasanya ketika sepasang kekasih saling bertemu, mereka akan membicarakah sesuatu hal yang serius, entah itu adalah rasa curiga atau karena rasa sayang mereka terhadap pasangannya masing-masing.


Disalah satu sudut kota terdapat sepasang kekasih yang sedang berlibur atau jalan-jalan di sebuah taman kota. Ditaman itu mereka duduk di sebuah kursi dan mulai membuka pembicaraan yang cukup serius dengan pasangannya.


Cewek: Yang tadi pagi saya ketemu sama teman lama namanya putri, dia baru saja di bohongin sama pacarnya. Dia datang kerumah sambil menangis.


Cowok: dia di bohongin gimana yang ? (Bertanya sambil menatap wajah si cewek tersebut).


Cewek: iya dia di bohongin katanya pasangannya itu selingkuh dengan temannya sendiri.


Cowok: (dengan ekspresi yang biasa-biasa saja) ah itu mah biasa terjadi yang.


Cewek: yang paling parahnya lagi yang karena mereka sudah berpacaran selama kurang lebih lima tahun lamanya.


Cowok: ah kalo itu mah biasa aja yang.


Cewek: katanya, selama beberapa tahun terakhir cowoknya itu suka minum-minum, suka bohong, dan nga perhatian lagi dan ternyata penyebabnya karena dia sudah punya selingan.


Cowok: ah itu mah biasa aja yang.


Cewek: kok kamu dari tadi bilangnya biasa aja sih. Sekarang saya mau nanya deh sama kamu. (Sambil menatap mata pasangannya)


Cowok: ya udah nanya deh. Apaan ?


Cewek: yang kamu suka ngerokok nga sih ? (Bertanya sambil menatap mata pasangannya)


Cowok: (memasang wajah sok polos) nggak, emang kenapa yang ?


Cewek: ya nggak kenapa-napa yang. Kamu suka minum-minum nga sih yang ?


Cowok: (masih memasang wajah sok polos) nggak, emang kenapa yang ?


Cewek: kalau selingkuh dengan teman saya kamu mau nga yang ?


Cowok: (tetap dengan muka yang sok polos) yah enggak lah yang.


Cewek: lantas apa yang kamu suka yang ? (Menatap wajah pasangannya dengan wajah manis)


Cowok: (memalingkan muka dan berkata) saya sukanya bohong dan selingkuh tapi bukan sama teman kamu tapi sama tetangga kamu.


Cewek: ow jadi kamu selingkuh sama nenek saya ? Plakkkkkk. (Si cowok dapat tamparan mesra dengan bekas tapak lima jari di pipinya)


Cowok: trima kasih yah karena ini hadiah terakhir dari kamu. (Berjalan pulang sambil menangis, hiks hiks hiks)

Tweet Share Share Share Share Share



www.lorongka.com - Menjadi orang yang beruntung adalah hal yang sangat di inginkan oleh setiap orang, begitupun dengan orang tua akan merasa sangat beruntung ketika memiliki anak yang sangat membanggakan dirinya.


Namun bagaimna jadinya jika keberuntungan itu tidak berpihak baginya, dan malah mendapatkan suatu hal yang sangat buruk, bukannya prestasi yang mereka dapatkan malah sesuatu yang buruk.


Prestasi adalah hal yang sangat membanggakan namun apakah jadinya jika yang didapatkan bukan prestasi melainkan sesuatu yang buruk, apakah hal itu bisa dibanggakan. Tentu hal ini tidak pantas untuk dibanggakan.


Salahsatu keluarga kecil yang tinggal di ujung gang permata, mereka memiliki seorang anak kecil yang masih bersekolah kelas lima sekolah dasar. Setiap hari mereka berangkat sekolah bersama dengan teman-temanya.


Suatu hari, anak mereka berangkat kesekolah tanpa ditemani oleh kedilua orang tuannya untuk mengambil raport dan melihat hasil ulangannya apakah dia berhasil naik kelas atau tidak.


Ayah: Bagaimana dengan nilai ulangan kamu apakah semuanya baik ? (Tanya ayah kepada anaknya)


Anak: Baik ayah, semuanya baik, bahkan diantara ayah anak-anak yang lain, ayahlah yang paling beruntung.


Ayah: (mendengar perkataaan anaknya dia sangat merasa senang) jadi kamu dapat peringkat berapa ?


Anak: Saya tidak mendapatkan peringkat apapun ayah. (Menjawab dengan wajah polos sambil menatap wajah ayahnya)


Ayah: lalu kenapa kamu mengatakan kalau ayah ini adalah orang yang paling beruntung diantara ayah anak-anak yang lainnya ?


Anak: Iya ayah, ayah yang paling beruntung karena kali ini ayah tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membelikan saya buku baru. (Dengan wajah polos sambil tersenyum gembira)


Ayah: loh kenapa kamu tidak ingin dibelikan buku yang baru sementara anak-anak yang lain menginginkan buku yang baru. (Tanya ayah yabg sedang kebingungan)


Anak: Iya ayah ayah yang paling beruntung dan tidak perlu membelikan buku baru lagi karena tahun ini saya tidak naik kelas ayah jadi buku lama masih bisa saya gunakan. (Tersenyum seolah tak bersalah)


Ayah: arghhhhhh, itu bukan berutung namanya tapi ayah yang tidak beruntung. Mulai besok kamu tidak boleh banyak main lagi tapi harus banyak belajar, dan semua mainan ayah sita.


Anak: Yah ayah, kok tega sih. (Menampilkan muka sedih yang ingin di kasihani)


Ayah: jadi itu masih kurang ? Baik ayah tambahkan lagi, jdi mulai besok uang jajan kamu ayah kurangi.


Anak: Yah mati deh gue. Gue nggak bisa lagi traktir si laila. Tepok jidat.

Tweet Share Share Share Share Share



www.lorongka.com - Disekolah adalah tempat menuntut ilmu, disekolah adalah tempat mencari teman baru, dan disekolah adalah tempat dimana kita akan belajar besosialisasi dengan orang-orang yang baru.


Biasanya seorang guru di sekolah akan menguji setiap murid atau siswa siswinya mengenai beberapa pelajaran yang sebelumnya mereka telah ajarkan. Hal ini mereka lakukan untuk mengetahui sampai dimana pemahaman siswa siswinya terhadap pelajaran yang telah mereka berikan.


Di salahsatu sekolah menengah pertama seorang guru perempuan bernama ibu sari, beliau adalah guru yang paling disenangi oleh siswa siswinya. Namun sebelum dia memulai mata pelajaran yang akan di ajarkannya terlebih dia bertanya mengenai pelajaran minggu lalu.


Ibu sari: Selamat pagi anak-anak. (Sapa ibu sari kepada seluruh siswa dan siswinya yang ada di dalam kelas.


Murid: iya selamat pagi ibu guru (jawab semua murid yang ada di dalam kelas tersebut)


Ibu sari: Seperti biasanya, sebelum ibu memulai pelajaran saya ingin bertanya beberapa hal tentang pelajaran minggu lalu yang telah ibu berikan.


Sontak semua murid langsung tenang dan tidak ada satupun murid di dalam kelas itu menunjukkan gerakan dan semuanya hanya diam tanpa kata, mungin mereka mulai takut karena tidak lagi mengingat pelajaran minggu lalu.


Ibu sari: Masih ingat tidak pelajaran minggu lalu yang ibu berikan pada kalian (jawab ibu sari sambil berjalan di depan murid-muridnya)


Mendengar pertanyaan itu, beberapa murid berani mengangkat tangannya dan mengatakan saya ibu guru secara bersamaan.


Ibu sari: Bagus, (memuji murid yang mengangkat tangannya) bagaimana dengan yang lain ? Apa kalian sudah lupa dengan pelajaran yang ibu berikan pada kalian ?


Suasanan menjadi semakin hening karena ternyata beberapa diantara mereka tidak mengulang pelajaran di rumah yang ibu guru mereka berikan. Karena ibu sari merasa heran kenapa muridnya hanya ada lima orang yang mengacukan tangannya sementara di kelas itu ada tiga puluh dua orang, maka ibu sari berusaha meminta budi langsung menerangkan beberapa poin mengenai pelajaran minggu lalu.


Ibu sari: sekaran saya minta agar budi naik kedepan untuk menjelaskan apa yang kamu ketahui tentang pelajaran minggu lalu yang ibu berikan.


Akhirnya budipun naik dan berdiri di depan, alih-alih menjelaskan tentang pelajaran minggu lalu ternyata dia mengatakan sesuatu yang membuat ibu sari menggeleng-gelengkan kepala sambil meloncat-loncat.


Budi: Ibuuuuuu, sudahlah.... yang lalu biarlah berlalu dan usah untuk di ingat lagi. Kata paman saya ke tante saya kalau semakin diingat maka akan semakin menyakitkan jadi lupakan saja yang pernah terjadi.


Ibu sari menjadi bingung dan tidak mampu lagi untuk berkata-kata. Dia hanya menepok jidat sambil tersenyum mengatakan budi... budi....


Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Dalam suatu hubungan, pastilah akan terjadi yang namanya pasang surut atau dalam suatu hubunga adalah suatu hal yang lumrah terjadi ketika mengalami yang namanya percekcokan.


Namun dengan percekcokan akan membuat suatu hubungan menjadi lebih dewasa ketika kita mampu menyikapinya dengan bijak. Perbedaan pendapat kerap terjadi namun disitulah kita akan belajar cara menyatukan pendapat sehingga suatu hubungan dapat terjalin lebih erat.


Namun tidak jarang terjadi dengan percekcokan atau perbedaan pendapat mampu menyebabkan pertengkaran hebat sehingga hubungan tersebut terhenti hanya karena perbedaan pendapat yang sebenarnya masih bisa di selesaikan dengan cara yang bijak.


Batalnya suatu hubungan atau kandasnya suatu hubungan kerap menimbulkan kebencian tersendiri diantara mereka, padahal mereka pernah merasakan kebahagian bersama. Salahsatu contoh adalah seorang remaja yang dulunya pernah berpacaran namun karena perbedaan pendapat, mereka saling membenci satu sama lain.


Di salahsatu kota terdapat sepasang remaja yang dulunya pernah berpacaran namun karena suatu hal yaitu pertengkaran sehingga mereka harus putus, dan mereka saling membenci satu sama lain. Disuatu hari mereka saling bertemu namun tidak saling bertatapan melainkan bersama dengan pasangannya yang lain.


Parjo: Bro, tadi saya ketemu sama mantan saya di jalan.


Tarjo: Terus kenapa dengan mantan kamu ? (Jawab tarjo dengan nada yang santai)


Parjo: Yang gue nggak habis pikir masa dia sudah punya pacar baru.


Tarjo: Nah terus hubungannya dengan kamu apa ? Kamu kan sudah putus sama dia.


Parjo: Iya gue nggak habis pikir karena baru beberapa hari gue putus sma dia eh malah dia sudah punya pengganti gue.


Tarjo: Ya bagus dong kalau dia sudah punya gandengan yang lain.


Parjo: Yang gue nggak habis pikir lagi karena dia boncengan sama pacar barunya.


Tarjo: Nah terus hubungannya dengan kamu apaan ? Loe mau marah gitu ?


Parjo: Ya nggak sih, gue cuma nggak suka aja masa gue liatin eh malah dia memeluk erat pacarnya.


Tarjo: Loh itu kan pacar dia ngapain kamu yang marah.


Parjo: Gue kesel aja karena dia seolah ngeledekin gue. Jadi pas dia meluk pacarnya, gue ludahin dia.


Tarjo: Terus marah nggak pacarnya ? (Tanya tarjo kepada sahabatnya di parjo)


Parjo: Nggak marah malah di seneng-seneng aja sama pacarnya.


Tarjo: loh kok dia nggak marah kamu ludahi ? (Tanya parjo sambil menatap wajah polos si parjo)


Parjo: Gimana dia mau marah kalau kaca helm gue ngga kebuka jadi pas gue ngeludahin, eh malah muka gue sendiri yang kena ludah.


Tarjo: (tertawa dengan lebar) hahaha itu sih namanya bodoh kuadrat. Makanya kalau punya otak, simpannya jagan di dengkul tapi di wajah biar otaknya ikut kena ludah.

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Mendengar aksi penipuan adalah suatu hal yang biasa-biasa saja, karena hampir setiap hari kita selalu mendengar bahkan melihat berita-berita tentang kejadian atau peristiwa penipuan.


Ada banyak cara bagi para penipu untuk melancarkan aksinya terutama dengan menggunakan beberapa teknologi seperti kommputer, internet dan handphone. Dengan alat-alat itu, para penipu menjalankan aksi jahatnya untuk menipu orang lain.


Beberapa kali saya juga pernah mengalami tindakan percobaan penipuan salahsatunya adalah percobaan penipuan dengan modus memenangkan hadiah yang tidak tanggung-tanggung yaitu memenangkan sebuah mobil mewah.


Saat itu hari sudah mulai senja dan saya sedang duduk di halaman rumah menikmati pemandangan dan langit yang mulai berwarna jingga, tiba-tiba terdengan suara handphon sya berdering, kemudian saya mengangkat telepon tersebut.


Saya: halo selamat sore. (Sambil mendekapkan handphone ketelinga)


Penipu: selamat sore pak, maaf ini atas nama siapa ? (Tanya penipu kepada saya).


Saya: Iya, saya dengan Andi, maaf ini dengan siapa yah ?


Penipu: jadi begini pak, selamat karena nomor anda terpilih dari ribuan nomor yang kemarin malam kami undi dan dari ribuan itu nomor bapaklah yang paling beruntung untuk mendapatkan satu unit mobil dan bisa bapak cek nomor anda di web site kami.


Karena url website yang mereka kirimkan kepada saya adalah url yang tidak profesional sehingga kecurigaan saya mulai muncul dan akhirnya saya mulai bertanya banyak kepada penipu itu untuk membuktikan kebenarannya.


Saya: Ow jadi begitu yah pak, tapi kenapa url yang bapak kirimkan kepada saya tidak profesional yah pak dan satu lagi tampilan web anda juga masih sangat amburadul pak.


Penipu: (tidak bisa menjawab apa yang saya tanyakan perihal web site mereka) maaf pak, supaya hadiah bapak bisa kami proses secepatnya maka kami minta agar bapak mengirimkan uang sejumlah Rp 5.000.000 kerekening kami.


Saya: (rasa curiga saya semakin tinggi) kenapa harus mengirimkan sejumlah uang yang bapak maksud tadi, bukannya ini hadiah yah pak kok saya yang mengirim uang ?


Penipu: uang itu sebagai biaya administrasi untuk balik nama kendaraan dan pengurusan STNK.


Saya: (akhirnya rasa penasaran saya terjawab juga dan ini adalah aksi penipuan) begini saja pak daripada saya yang mengirimkan uang ke bapak lebih baik bapak jual itu hadiah kemudian uangnya dibagi dua sama saya pak. Anda dapat 50% saya 50% bagaimana pak anda setuju ?


Mendengar hal itu penipu tersebut mematikan telepon. Mungkin dia berpikiran ah sepertinya saya salah sasaran. 

Tweet Share Share Share Share Share



www.lorongka.com - Diera yang semakin modern dan semakin canggih, aksi penipuanpun semakin marak terjadi dengan memanfaatkan beberapa alat-alat teknologi canggih mereka melancarkan aksi penipuan.


Admin blog ini saja pernah mengalami hal yang sama, bukan satu kali tapi sudah beberapa kali orang pernah mencoba untuk menipu admin blog ini. Dan dari beberapa aksi yang penipu itu lakukan kepada admin blog ini beberapa diantaranya berakhir lucu dan membuat si penipu menjadi kesal.


Saat itu adalah larut malam, sekitar pukul 01.00. Suara hp mulai berdering. Dengan keadaan yang saat itu masih mengetik untuk menyelesaikan tugas kuliah akhirnya saya berdiri dan mengangkat telepon dan berbicara dengan si penipu tersebut.


Saya: Iya halo, selamat malam.


Penipu: Iya selamat malam, saya dari kepolisian, mohon maaf saya menganggu waktunya sebentar pak. (Dengan nada yang agak keras)


Saya: Iya pak silahkan, dan mohon maaf pak, ini ada apa yah pak ?


Penipu: Jadi begini pak, saat ini kami sedang melakukan sidak di beberapa kos-kosan di daerah vetran. (Jawab penipu itu)


Saya: Tapi kaitannya dengan saya apa yah pak ? (Tanya saya kepada penipu tersebut)


Penipu: Nah begini pak, saat ini saya sedang bersama dengan putra anda yang sedang di raziah, dia kedapatan sedang menghisap obat terlarang dengan temannya di sebuah kos-kosan.


Saya: Ooo gitu yah pak. Yah sudah bawa aja dia kekantor bapak.


Penipu: pak, ini anak bapak loh. Bapak tidak mau berusaha membebaskannya.


Saya: Untuk apa pak ? (Tanya saya kepada penipu) sudah, bawa saja ke kantor bapak dan hukum dia sesuai dengan perbuatannya.


Penipu: Begini pak, bapak bicara aja dulu sama anak bapak.


Penipu yang berpura-pura jadi putra saya: Pak, pak. Saya tidak mau di tahan di kantor polisi. Tolong bebaskan saya pak. (Disertai dengan suara tangisan yang sangat keras)


Penipu: Bapak sudah bicara dengan anak bapak kan, nah saya beri bapak kebijakan kalau bapak mau diajak kerja sama, lebih baik bapak sekarang transfer uang ke rekening saya sebesar 2.000.000 kemudian saya akan bebaskan anak bapak.


Saya: Sudah. Dia bersalah kok, jadi tahan aja. Saya nggak mau transfer uang yang kamu minta. (Jawab saya dengan jawaban yang santai)


Penipu: kamu nggak sayang apa dengan anak kamu ? Ini anak kamu nangis-nangis disini loh, masa kamu tega sih dengan anak kamu. Sebelum saya bawa kekantor untuk di proses lebih lanjut lebih baik kamu bebaskan dia.


Saya: Nah itu lebih bagus pak. Bawa saja kekantor dan hukum dia seberat-beratnya. (Dengan nada santai, saya menjawab)


Penipu: Ini anak kamu loh. Kamu ini orang tua macam apa kok nggak mau membebaskan anak kamu. (Jawab penipu itu pada saya dengan suara yang membentak)


Saya: Eh kamu berani bentak saya. Asal kamu tau yah saya ini belum menikah apalagi punya anak. (Jawab saya dengan suara yang balik membentak penipu tersebut.


Mendegar hal itu tiba-tiba si penipu itu langsung mematikan teleponnya. Entah apa yang selanjutnya dia lakukan karena gagal menipu saya, mungkin dia geleng-gegeleng kepala, frustasi, dan sampai-sampai mungkin dia akan membenturkan kepalanya di tembok karena gagal.

Tweet Share Share Share Share Share


  

www.lorongka.com - Seorang anak yang hanya tinggal berdua dengan neneknya di sebuah desa terpencil yang sangat jauh dari keramaian, bahkan di desa tersebut kebanyakan adalah laki-laki dan nenek-nenek.


Suatu hari nenek tersebut bertanya kepada cucunya bernama gatot yang sudah berusia 27 tahun, perihal apakah cucunya tersebut sudah memiliki pasangan atau calon istri bagi cucunya tersebut yang usianya sudah menginjak umur 27 tahun dan bahkan sudah hampir memasuki usia 28 tahun.


Bukan tanpa alasan si nenek bertanya kepada cucunya tersebut. Nenek itu bertanya kepada cucunya yang pertama karena usia neneknya yang sudah sangat tua sehingga dia ingin melihat cucunya menikah sebelum dia kembali kepada yang pencipta, dan yang kedua adalah usia cucunya tersebut sudah terbilang cukup matang untuk mengarungi bahterai pernikahan.


Saat itu adalah hari minggu, suasananya sudah mulai senja kemudian nenek menghampiri cucunya yang saat itu sedang menyetrika baju kemeja yang hendak akan dipakainya untuk keluar rumah pada hari itu juga.


Nenek: Nak, kamu mau kemana ? (Tanya si nenek kepada cucunya yang sedang menyetrika)


Cucu: Ini nek, saya mau keluar jalan-jalan, boleh yah (jawab cucu terhadap neneknya)


Nenek: Begini nak, nenek mau tanya. Umur nenek kan sudah sangat tua. Kamu sudah punya pacar belum ? Karena yang saya perhatikan semua teman-teman kamu sudah punya pasangannya masing-masing dan tinggal kamu yang belum nak.


Cucu: Sudah punya dong nek, nih saya mau ngapel dulu dirumahnya, masa cucu seganteng ini belum punya pacar (jawab cucu kepada neneknya dengan rasa percaya diri)


Nenek: (terkejut dan bahagia) namanya siapa nak, orang mana ?


Cucu: Ah nenek bertanya seperti itu, satu-satu dong nek biar saya mudah menjawabnya. Jadi gini nek namanya Wenda, tetangga dusun sebelah. (Jawab cucu pada neneknya sambil tersenyum)


Nenek: Wenda anaknya pak slamet yah dusun sebelah. Yang cantik itu, kalau itu sih nenek sering melihatnya dan sepertinya dia juga sopan dan anaknya baik. Kayaknya cocok itu sama kamu. (Sambil tersenyum) ajak-ajak dong main kesini biar nenek makin kenal sama calon mantu nenek.


Cucu: Bukan wenda yang itu nek. (Jawab cucu kepada neneknya dengan wajah mamelas)


Nenek: lalu wenda siapa yang kamu maksud nak ? (tanya nenek kepada cucunya dengan mood yang sudah berubah)


Cucu: itu nek wen... wen... wennnndartno anaknya bu' lilis.


Nenek: tepok jidat sambil loncat dan geleng-gelengkan kepala.

Tweet Share Share Share Share Share


  

www.lorongka.com - Setiap pasangan kekasih yang saling menyayangi pasti memiliki keinginan agar hubungan mereka bisa berlanjut ke hal-hal yang lebih serius, seperti halnya adalah pernikahan. Menikah adalah sesuatu yang di impikan oleh setiap pasangan.


Namun biasanya, sebelum pernikahan itu terjadi atau saat masa-masa mereka masih pacaran, umumnya terjadi perbincangan yang cukup serius diantara mereka agar kedepan hubungan mereka bisa lebih baik dan harmonis.


Disalahsatu gang sempit, terdapat pasangan muda mudi yang menanyakan sesuatu yang serius namun sangat mustahil terjadi. Mereka berbincang mengenai hubungan mereka kedepan dan membicarakan keinginan memiliki anak berapa saat pernikahan mereka telah di langsungkan, namun hal ini akan sangat mustahil terjadi.


A: Yang, setelah nikah nanti kamu pengen punya anak nggak sama saya nantinya ?


B: kamu kok nanyanya kayak gitu sih ? (Dengan nada yang sedikit kerasa disertai dengan tatapan sinis)


A: Loh yang, kamu kok jawabnya kayak gitu sih ? Kamu nggak cinta yah sama aku atau kamu nga mau nikah sama aku ?


B: Aku cinta kok sama kamu. Tapi kamu harus ngerti yang dengan kondisi.


A: Iya aku ngerti kok yang. Aku ngerti kalau kamu cinta sama saya dan aku cinta sama kamu (dengan nada yang sedikit centil disertai dengan tatapan yang genit)


B: Bukan itu maksud saya tapi kamu harus ngerti dengan kondisi yang. (Sambil menatap mata pasangannya)


A: Lalu apa yang harus saya mengerti yang ? (Bertanya dengan nada pelan disertai dengan tatapan yang penuh harap)


B: kamu harus ngerti kalau kamu itu namanya Mahmud dan aku namanya Ahmad. Kita nggak mungkin bisa nikah dan kita nggak mungkin bisa punya anak. Lebih baik kamu sadar, kita ini sama-sama laki-laki bro.

Tweet Share Share Share Share Share


   

www.lorongka.com - Suatu hari seorang pria dengan tampang cool sedang berjalan di sekitar taman, matanya tertuju kesebuah tempat makan yang membuatnya merasa gelisa karena seketika perutnya meronta meminta makan ketika warung tersebut menyediakan makanan kesukaanya.

 
Karena tidak memiliki uang, ia bergegas membalikkan badan. Tiba-tiba terbesit dipikirinya untuk masuk kedalam warung makan untuk melihat-lihat menu-menu yang disediakan setidaknya rasa laparnya bisa terobati hanya dengan melihat saja, dan mungkin suatu saat nanti ia memiliki uang sehingga ia bisa mampir lain waktu.
 
Dengan tampang sok coolnnya ia berjalan ke arah pintu warung makan dengan semangat 45 meskipun hanya untuk sekedar bertanya.
  
Tak lama setelah tiba didalam warung ia mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru ruang makan tersebut mencari tempat duduk yang masih kosong.
  
Setelah mendapatkan tempat duduk ia bergegas ketempat tersebut sebelum pengunjung lain menempatinya. Tak lama pelayan datang membawa buku menu makanan dan menyerahkan kepada pria tersebut.
  
Pelayan: silahkan mas, mau pesan apa(dengan senyum ramah)
  
Pria : saya mauuuuu (sambil mengedarkan jari telujuknya ke menu dari atas sampai bawah berulang kali)
  
Pelayan :( dengan wajah kesal karena pengunjung dihadapannya tak kunjung memilih makanan) mas ini mau pesan apa ya ?, kok dari tadi saya lihat hanya ditunjuk-tunjuk menunya (dengan senyum terpaksa)
  
Pria : apa yah (sambil berpikir dengan menunjuk-nunjuk dagunya) emmm ahha, ini mba, kalau ini bagaimana?enak nggak?( menunjuk menu makanan yang dimaksud)
  
Pelayan : ini namanya sup ayam gludek, jadi semua bagian ayam di campurkan sesuai keinginan. Misalnya hati ayam, daging ayam suir dan bagian lainya.
  
Pria: wah enak dong mba, kalau paru ayam ada juga mba? (wajah penasaran)
  
Pelayan: iya mas ada, mas nya mau dicampurkan juga?
  
Pria: kalau usus ayam ada juga ngga mba(memancing emosi sang pelayan)
  
Pelayan: iya, mas ada juga kan saya sudah katakan kalau semu bagian ayam ada semua.(dengan nada kesal yang mulai terpancing emosi)
  
Pria: oh gitu yang mba? Kalau bulu ayam ada juga kan?(dengan wajah menahan tawa)
  
Pelayan: mas ini mau pesan atau cuma mau mempermainkan saya saja ? (emosi mulai memuncak)
  
Pria: jangan marah dong mbanya kan saya cuma nanya, lagian mba sendiri yang bilang semua bagian ayam ada.
  
Pelayan: jadi bagaimana ? jadi pesan ? (meredakan emosi )
  
Pria : enak yang mba kalau punya uang bisa beli makanan yang kita mau. (dengan wajah tanpa dosa)
  
Pelayan: jadi mas nggak punya uang? Bilang dong dari tadi ?
  
Pria: hhehehehe (cengirya tanpa dosa)
  
Nur muzayyana

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Berbagi merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan terlebih jika hal itu dilakukan kepada orang yang dikasihi. Dengan berbagi maka orang lain juga akan ikut merasakan apa yang sedang kita rasakan.

Sebuah cerita lucu namun sangat menakjubkan yang dikisahkan antara seorang nenek dan kakek yang hampir setiap hari semua yang dimiliki si kakek ataupun si nenek selalu di bagikan kepada pasangannya

Disuatu hari mereka pergi berlibur ditaman safari dan hampir seharian penuh mereka berjalan di taman safari itu sehingga mereka merasa kelaparan dan bergegaslah mereka ketempat makan siap saji.

Ditempat makan itu mereka memesan sepiring spageti dan segelas teh manis yang kemudian di baginya. Sepiring spageti tersebut dibagi menjadi dua dan segelas teh ditempatkan tepat di tengah-tengah meja dan sedotan ada dua.

Setelah semuanya di bagi menjadi dua, si nenek pun mulai menyantap spageti miliknya dan sikakek pun hanya diam dan melihat nenek tersebut memakan spageti. Berselang beberapa lama spageti bagian milik si nenek pun habis dilahapnya dan si nenek mulai meminum teh bagiannya namun si kaket tetap hanya melihat si nenek meminum teh tersebut.

Beberapa menit kemudian seseorang yang duduk di dekatnya mulai merasa kasihan dengan si kakek yang hanya bisa menonton si nenek makan makanan bagiannya. Lalu dihampirilah keduanya dan bertanya.

Orang yang disebelahnya: kakek kenapa tidak makan. Ini kek saya punya kentang goreng, ayo kakek makan. (Menawarkan kentang goreng kepada si kakek)

Kakek: trima kasih nak. Kamu saja yang makan.

Orang yang disebelahnya: kenapa kakek kok nga mau makan. Ya sudah, ini saya punya hamburger silahkan kakek makan (kembali menawarkan makanan kepada sikakek)

Kakek: Terima kasih nak, tapi kamu aja yang makan.

Orang yang disebelahnya: Kakek kenapa kok nga mau makan ? Atau kakek mau makan sesuatu ? Silahkan kakek ucapkan biar nanti saya yang pesankan.

Kakek: Nak... kakek bukan tidak mau tapi kakek lagi nungguin si nenek selesai makan karena gigi kakek masih di pakai sama nenek, kalau neneknya selesai makan baru saya pakai giginya kemudian makan.

Tweet Share Share Share Share Share


www.lorongka.com - Sekolah adalah lembaga formal sebagai tempat untuk mencari ilmu, sehingga yang dulunya belum di ketahui kini menjadi tau. Sekolah juga menjadi tempat untuk bersosialisasi dengan orang lain dan mendapatkan teman yang baru.

Setiap guru yang ada di sekolah bertugas sebagai pendidik dan menanamkan nilai-nilai moral yang baik bagi setiap murid-muridnya sehingga menjadi anak yang baik dan menjadi anak yang selalu menghargai dan menghormati orang-orang yang ada disekitarnya.

Setiap anak berhak mendapatkan pelajaran yang sama dan kesempatan yang sama tanpa terkecuali. Sehingga seharusnya semua anak yang ada di setiap sekolah mendapatkan kecerdasan yang sama namun faktanya kemampuan dalam menyimak setiap orang berbeda sehingga kemampuan setiap anak yang ada di dalam kelas berbeda-beda.

Begitupun dalam sebuah kelas yang dimana seorang guru memberikan pelajaran kepada siswa dan siswinya dan langsung memberikan praktik kepada siswa-siswinya sesuai dengan yang mereka pahami atau sesuai dengan yang mereka ketahui.

Guru: anak-anak sekarang kita belajar tentang dunia binatang. Ada yang belum tau binatang itu apa ? (Tanya seorang guru pada murid-muridnya)

Murid: tau bu guru (serentak semuanya menjawab sama)

Guru: Sekarang kita praktikkan yah (tanya guru kepada siswa siswinya) sekarang jono kamu peraktikkan suara ayam.

Jono: kukkkuruyuuuuu (bunyi suara si jono yang diminta memperaktikkan suara ayam)

Guru: bagus (memuji jono karena mampu memperaktikkannya) sekarang jojon praktikkan suara sapi.

Jojon: ngoekkkkkk (dengan nada pelan mempraktikkan suara sapi).

Guru: bagus jojo, kamu mampu meniru suara sapi. Nah sekarang giliran jajan untuk mempraktikkan suara kucing.

Jajan: meonggggg. (Dengan nada yang keras dia mempraktikkannya sehingga semua teman-temannya mendengar)

Guru: nak jajan, kamu baik sekali, kamu pintar (memuji si jajan karena kemampuannya yang mampu meniru suara kucin) sekarang nak momon kamu praktikkan suara burung nuri.

Momon: cewek, cewek, nama kamu siapa ?

Guru: (bengong sambil menatap si momon yang seolah menggombalnya) itu suara apa mon ?

Momon: itu suara burung nuri yang ayah saya punya bu guru, jadi setiap pagi, semua cewek yang lewat didepan rumah memanggilnya seperti itu bu guru.

Guru: (sambil terheran heran yang disertai dengan tawa dia melanjutkannya) nah sekarang giliran ongon memperaktikkan suara buaya.

Ongon: (berlari kedepan dan memegang tangan gurunya) hay nama kamu siapa ? Kamu kok cantik gitu yah. Atau mungkin ayah kamu tukang pahat yah, karena kamu telah memahat hatiku dari bentuk batu menjadi bentuk love.

Sontak semua orang tertawa mendengar apa yang dikatakan ongon dan gurunya pun ikut terheran-heran dengan tingkah laku anak didiknya yang tiba-tiba bertingkah aneh dan seolah sedang menggombalnya.

Guru: ongon, itu suara apa ?

Ongon: itu suara buaya darat ibu guru (jawab ongon dengan nada percaya diri)

Guru: (melongok dan semakin heran dengan yang dilakukan si ongon)
Tweet Share Share Share Share Share

www.lorongka.com - Di era yang semakin modern hampir semuanya bisa di akses dengan menggunakan teknologi yang semakin hari semakin canggih. Contoh saja misalnya, ketika ingin bepergian dan membutuhkan alat transportasi, maka semuanya bisa didapatkan hanya bermodalkan gadget dan jaringan internet.

Namun apa jadinya jika tempat tinggal kita berada sangat jauh dari perkotaan dan tidak ada akses internet didaerah tersebut, maka bisa dipastikan semuanya dikerjakan secara manual dan alami tanpa bantuan alat teknologi modern.

Disalahsatu desa yang jauh dari perkotaan dan minim bahkan hampir tidak ada jaringan internet membuat pekerjaan kita sedikit terhambat. Didesa tersebut terdapat suatu cerita unik dan menarik yang sedikit menggelitik telinga kita.

Sebuah cerita antara tukang ojek dengan seorang penumpangnya. Saat itu malam sedang tiba dan datang seorang nenek tua yang meminta tolong untuk diantarkannya pulang kerumahnya karena jaraknya agak lebih jauh, jadi salah satu dari tukang ojek itu mengantarkannya pulang.

Penumpang: nak, boleh saya minta tolong diantarkan pulang. (Menatap tukang ojek yang saat itu duduk di pangkalan)

Tukang ojek: iya boleh ibu. Ibu mau diantar kemana ? (Tanya salahsatu tukang ojek kepada calon penumpangnya)

Penumpang: tolong antarkan saya pulang nak (balas si penunpang kepada tukang ojek)

Tukang ojek: rumah ibu ada dimana ? (Tanya lagi si tukang ojek pada penumpangnya)

Penumpang: sudah kamu ikut saja sama ibu.
Tidak lama kemudian tukang ojek itupun mengantar penumpang itu pulang denga arahan jalan si penumpang.

Penumpang: mas belok kanan di depan yah mas. (Tanya sipenumpang kepada tukang ojek)

Tukang ojek: baik ibu.

Penumpang: didepan setelah pendakian belok kiri lagi yah mas.

Tukang ojek: baik bu'. (Dengan nada pelan)

Penumpang: setelah belok kiri nanti ada pertigaan belok kiri lagi yah mas. (Tanya lagi sipenumpang kepada si tukang ojek)

Tukang ojek: iya baik bu' (dalam hatinya bertanya kapan nyampe'nya nih dari tadi kiri kanan mulu)

Penunpang: setelah jembatan ada lorong belok kanan yah mas.

Tukang ojek: iya baik bu' ( dengan nada yang sedikit kerasa)

Penunpang: diujung lorong belok kanan yah mas.

Tukang ojek: iya baik bu (dengan nada yang mulai ketakutan)

Penumpang: setelah itu belok kiri lagi yah mas, pas depan kuburan berhenti, nah disitu rumah saya.

Tukang ojek: iya bu' (dengan nada yang semakin ketakutan)

Tidak lama berselang sampailah dia di depan kuburan. Turunlah sipenumpang dan memberikannya uang sebanyak Rp 20.000,- namun situkang ojek itu malah menangis sambil menatap wajah si penumpang.

Penumpang: mas kamu kenapa, ? Kurang yah ? Baik ini saya tambahkan Rp 20.000,- lagi.

Tukang ojek: (diam dan hanya menangis sambil menatap wajah si penumpangnya)

Penumpang: kenapa masih nangis mas, masih kurang yah nih saya tambahkan lagi Rp 10.000,- jadi cukup Rp 50.000,-.

Tukang ojek: ibu bukan uangnya yang kurang tapi ini didepan kuburan mana saya nga tau jalan pulang lagi. Saya baru pertama kalinya ngojek bu dan itupun ibu yang jadi penumpang pertama malah nyasar disini lagi. (Sahut si tukang ojek dengan nada tersedu-sedu).
Powered by Blogger.