July 2018 | LORONG KATA
Tweet Share Share Share Share Share

Aku Adalah Alam Kubur
(Andika Putra)

Aku adalah tempat yang paling gelap, diantara yang gelap, maka terangilah aku dengan cahaya shalatmu.

Aku adalah tempat yang paling mengerikan, diantara tempat mengerikan, maka hiasilah aku dengan zakatmu.

Aku adalah tempat yang paling sepi, diantara tempat yang sepi, maka ramaikanlah aku dengan bacaan Al-Qur'anmu.

Aku adalah tempat yang paling sempit, diatara tempat yang sempit, maka luaskanlah aku dengan puasamu.

Aku adalah tempat yang paling menakutkan, diantara tempat menakutkan maka sinarilah aku dengan cahaya syahadatmu.

Aku adalah tempat berkumpulnya para binatang menjijikkan, dari yang paling menjijikkan, maka singkirkan lah ia dengan dzikirmu.
Tweet Share Share Share Share Share

Doa Sang Rindu
(Andi)

Wahai kau wujud sang rindu, yang tinggal dalam benakku, rasanya aku ingin menggenggam tanganmu, hingga semua rasa menyatu, bersama cinta yang kau semai sejak dulu.

Yah.... aku tau siapa kamu, kita sering bertemu, rindu pun tak pernah hilang dalam benakku, hingga membangun cinta hanya denganmu.

Untuk kau yang dirindukan, ku ingin kau menjelma kasih Tuhan, menyatu dalam lingkar iman, agar aku kau menjadi kita dalam kisah keabadian.

Dalam ratap diatas doa, ku mohon pada yang kuasa, pada yang maha cinta, agar Engkau mempercantik akhlaknya, adalah dia yang kucinta, agar menjadi yang terakhir di hidupnya.
Tweet Share Share Share Share Share

Koruptor Pura Pura Di Penjara
(Andika Putra)

Korupsi kejahatan yang luar biasa, merampoh hak-hak warga negara, tak peduli siapa yang mederita, asal kaya harta dunia.

Harusnya koruptor dihukum menderita, dengan pengawasan yang luar biasa, agar penjara tak dijadikan tempat rekreasi belaka.

Koruptor perampok kelas kakap, yang semestinya harus ditangkap, agar tau penjara tempat yang pengap.

Tak perlu ada keistimewaan, mendapat kelonggaran saat menjalani hukuman, prodeo disulap jadi penginapan yang nyaman.

Biarkan saja mereka menderita, makan kangkung yang sama, dengan rakyat kecil yang sementara di penjara.

Jangan biarkan mereka membuat gaduh, dipenjara mereka membuat celah, seolah hukum tak lagi punya marwah.
Tweet Share Share Share Share Share

Pura Pura Penjara
(Andika Putra)

Di negeriku layanan publik dibisniskan, urusan kecil didagangkan, birokrasi jadi pemangsa, Rakyat pun dibiarkan terlunta-lunta.

Pejabat publik berlaku bak raja, seperti sedang tutup mata, kedzaliman terjadi dimana-mana, uang haram bukan lagi menjadi dosa, penjara pun disulap menjadi apartemen bertabur permata.

Ingat saja, hukum dibuat oleh si kaya, dengan gaya retorika, meski tak sesuai realita, hanya jadi tertawaan belaka, oleh penguasa berlagak raja.

Di depan rakyat mereka berkoar, berlagak paling benar, mungkin mereka hanya ingin tenar.

Sekali lagi rakyat mimpi buruk, melihat negerinya semakin ambruk, meski dalam hati terus berkecamuk, haruskah sekali lagi mereka mengamuk ?

Lihat saja dipenjara sana, mereka hanya berpura-pura, hidup menderita, dalam jeruji neraka, kenyataannya penuh fasilitas memanjakan layaknya surga.
Tweet Share Share Share Share Share

Perjuangan Para Petani
(Andika Putra)

Pak Tani... Baginya, lelah bukanlah tantangan, terik tak menjadi halangan, hujan pun bukanlah rintangan, melainkan sebuah perjuangan.

Harapnya, tempat hidupnya tak dirusak, sebab ingin mewarisi ke anak dan cucuknya, sebidang tanah yang padinya telah menguning.

Hingga senja, sawah dan padi mereka jaga, agar tak digusur penguasa, sebab padi bukan hanya makanan melainkan untuk biaya sekolah anak-anaknya.

Subuh mereka mempersiapkan diri, menabur benih-benih padi, dengan semangat penuh emosi, agar kenyang para tirani.

Sawah-sawah mereka tanami, yang dirawat lalu disirami, sedari pagi hingga sore hari, terus berulang sampai panen nanti.

Petani, sungguh mulia kerjamu kini, meski lelahmu tak dihargai, kau tetap rendah hati, sabar dalam menanggapi, belum lagi harga pupuk yang meninggi, ku tau kau pasti resah dalam hati, namun harus bagaimana lagi, harus ditekuni dengan hati, agar mampu menyuapi anak ibu pertiwi.
Tweet Share Share Share Share Share


Nasib Petaniku Kini
(Andika Putra)

Sawah itu mestinya kau bagi, Agar tak segelintir orang yang menguasai, menanak beras menjadi nasi, agar hidup menjadi berarti.

Sawah itu harusnya kau tanami, sebab hidup bukan hanya hari ini, agar esok hidup tidak jadi mimpi, karena sawah berubah jadi cerobong besi.

Aku ingat masa kecilku lagi, tentang menghargai kerja keras para perani, yang bertaruh dengan mentari, menunggu benih menjadi padi.

"Nak, nasinya jangan disisakan nanti petani menangis", cara ibu menghargai petani. Sudah lah bu', lihat sawahku kini, berubah menjadi gedung-gedung tinggi.
Tweet Share Share Share Share Share

Palestina Negeri Para Syuhada
(Cityzen)

Palestina,
Negeri sejarah berpayung doa,
Tentang perjuangan agar merdeka,
Zionis yang buta mata hatinya.

Palestina,
Tangan lemah bermuka sayu,
Menghalau senjata dengan batu
Meski gugur satu persatu
Dibalas tembakan peluru dan bom para serdadu.

Palestina,
Kusuma bangsamu berguguran,
Wanita menjadi janda
Anak-anak menjadi yatim
Tanah berpindah tuan
Rumahmu hancur pun dibom bardir.

Kami yakin,
Telingamu kebal dengan suara ledakan
Matamu sembab akibat tangisan
Suaramu serak akibat teriakan
Tangan dan kakimu lelah menghalau senjata berpeluru malaikat maut.

Palestina,
Kami yakin
Pemudamu bukan bocah cengeng
Melempar batu lalu bersembunyi dipojokan
Berteriak dibalik tembok persembunyian
Atau kalah digertak lalu berlari
Tapi, Kalian pemuda tangguh
Berjuang untuk merdeka
Kelak harapan menemui asa
Walau syuhada harus gugur di barisan terdepan
Membela tanah dan hak mereka.
Tweet Share Share Share Share Share

LORONG KATA --- Tahukah Anda, bahwa Kata-kata Anda bisa jadi narkoba bagi orang lain begitu juga dengan diri Anda sendiri, sehingga memberikan ruang pada pikiran bawah sadar Anda untuk membuat Anda candu hingga merusak mental dan karakter Anda dan juga pada orang lain layaknya cara kerja narkoba yang sekali coba akan membuat seseorang candu hingga tak tertahankan seperti yang kita lihat di tengah-tengah kita, tidak sedikit menjadi korban atas obat terlarang tersebut.

Mari kita amati seksama bahwa tak sedikit perkataan mereka telah menjadi narkoba, seperti contoh "Kau memang pemalas" dalam bahasa bugis sinjai (Iko makuttu mettokko).

Ada apa dengan kata-kata demikian?
kita tidak bisa pungkiri bahwa kata-kata tersebut sangat berpengaruh terhadap mental seseorang, apa lagi seseorang mengucapkan kata-kata tersebut secara berulang-ulang dan orang lain mendengarkan secara berulang kali pula. Tentu ini sangat berpeluang membangun karakter atau mental persis dengan kata-kata tersebut.

Saya mengibaratkan kata "Kau memang pemalas" adalah satu ember racun, dan kata "Kau bisa lebih rajin" adalah segelas air bersih kemudian kita isi segelas air bersih tersebut dengan satu ember racun secara terus menerus.

Pertanyaannya yang manakah lebih dominan, racun atau air bersih tersebut? Sudah tentu racun.

Begitulah cara kerja pikitan kita.
Dalam dunia hipnosis disebut dengan repetisi (Pengulangan). Dengan begitu akan tersimpan di pikiran bawah sadar Anda dan akan menjadi pribadi Anda. Seperti pepatah yang sering kita dengarkan "Ala bisa karena biasa", Jadi berhati-hatilah dengan mulut dan lidah Anda yang tak bertulang itu (Mulutmu harimaumu).

Ubahlah ucapan Anda menjadi BERLIAN, diam jika ucapan tak lagi bermakna dan berucaplah jika itu bermakna.

Teruslah sugestikan diri Anda dengan kata-kata positif seperti layaknya berlian. Arahkan diri Anda mulai dari hal kecil dengan selalu berucap positif, mulai sekarang dan seterusnya.

Kita beri perbandingan ucapan positif dan negatif dengan makna yang sama tapi redaksi kata yang berbeda, "Kau memang ini pemalas" (iko makuttu mettokko), alangkah baiknya kita rubah redaksi katanya menjadi, "Kau pasti bisa lebih rajin", dalam bahasa bugis sinjai (Taulle meto pasti lebbi mamenge'). Makna yang sama tapi kata yang berbeda, tapi kata yang terakhir pasti lebih memacu semangat bukan?.

Di atas adalah hanya contoh kecil yang sekian lama kita sering dengar di kalangan masyarakat. Tidak ada yang salah, cuma mungkin kita belum tahu caranya.
Maka indahnya jika kita terus belajar.

!!!INGAT. Ucapan adalah doa.

Semoga lewat tulisan singkat ini sedikit bisa menambah pengetahuan teman-teman.

Fajar CT
Tweet Share Share Share Share Share


Tangisan di Langit Palestina
(cityzen)

Di televisi terdengar gemuruh senjata berpayung malaikat maut, berasap kabut hitam pekat di langit palestina, dentuman mengguncangkan bumi, setiap jengkal tanah bersimbah darah dan air mata.

Palestina, hari ini kau kembali berduka, lantaran langit dan tanahmu porak poranda, diserang zionis Israel tanpa jeda.

Rumah-rumah dan masjid diratakan dengan tanah, jutaan syuhada merenggang nyawa, membela hak dan agama mereka.

Napas-napas jadi lemah menuju akhir titik perjuangan, betapa negeri meraung duka yang merajam, menatap bumi para pembawa dan pembesar agama Allah.

Wahai anak-anak palestina, ingatkah kau akan sejarah.?, Allah memenangkan umat muslim dalam perang badar, Allah memenangkan muslim dalam perang khadak, walau hanya sedikit namun kemenangan masih mampu dikumandangkan.

Wahai kaum muslimin di Palestina, tanamkan dalam dirimu akan perjuangan, bersatu meruntuhkan kedzalima, agar merdeka dari kebiadaban.
Tweet Share Share Share Share Share

LORONG KATA --- aku adalah si patah kalian boleh memanggilku begitu, seorang gadis dungu yang dulu percaya bahwa cinta adalah keajaiban dunia yang mampu membuatmu bahagia sampai semingguan hanya karna sapaan merdu tiap pagi dari dia, yang langsung merasa jadi wanita terspesial didunia hanya karna diucapkan selamat malam oleh dia, iya dia mengucapkan selamat malam pada semua gadis, namun sejak terluka, aku tak lagi mengerti cinta, rasanyaa menyesakkan jika harus berbicara tentang cinta.

Cinta yang dulu membuatku rela begadang hanya untuk memikirkan dia kini membuat ku harus memaksa diriku tidur agar rindu dan luka tak mengoyak jantung lebih ganas lagi, aku tidak tau seluka apa aku pada malam-malam kelam itu, malamnya aku harus berjuang melawan rindu paginya aku harus pura-pura bahagia didepaan sahabatku tertawa seakan-akan aku adalah si bahagia, memang saat ada sahabatku aku lupa kalo aku terluka, namun saat sendiri kesepian, kekecewaan dan rindu kembali mengusik memaksa air mata untuk jatuh memaksa hati untuk tidak lebih hancur dari ini, aku benci!

Mereka dengan mudah mematahkan hatiku yang sudah patah, mereka dengan mudah meminta cintaku lalu pergi meninggalkan luka seakan semuanya akan baik-baik saja dan aku dibiarkan sekarat penuh luka, rasanya hari-hariku selalu menyedihkan saat dikeramaian aku harus tertawa bahagia dan saat sendiri semuanya berantakan, aku hancur, kacau, aku seakaan tak ingat jika aku pernah bahagia, aku merasa tak adil, aku mulai menyalahkan sang pencipta, mulai egois, mulai meminta lebih ''tolong, biarkan aku mati rasa" itu pintaku setelah hari-hari penuh sesak itu aku mulai menyusun patah-patahan hatiku walaupun sedikit patahannya tertinggal di hati yang membuatku paling luka namun aku tetap berusaha.

Aku mulai mensyukuri apa yang kupunya dan menjaganya walaupun rindu dan luka perlahan hilang namun kesepian masih sering mengetuk hati memaksa untuk jatuh cinta lagi, aku sempat tergoda untuk membuka hati namun mengingat malam-malam kelam itu aku lebih baik menguncinya rapat rapat, lebih baik kesepian bukan!?

dan akhirnya kamu datang, kamu adalah orang yang menyenangkan yang membantuku menata hatiku, kamu sahabatku yang paling baik (jail) kamu rela mengantarku pulang balik kesana kesini, kamu rela membagi minumanmu meski aku tau kamu pelit, kamu rela pergi jauh-jauh cuman buat dengerin aku curhat.

Kamu sering ngusap kepala aku meski agak kasar, kamu rela ngiketin tali sepatu aku walau udah lepas , kamu rela jauhin semua wanita cuma buat aku, kamu rela kekelas aku tiap pagi cuman buat ngobrol bareng aku , yang perbaikin make up aku walaupun tambah ngerusak, yang rela kasih aku jaketnya biar aku gak kehujanan, yang cemburu kalo aku dekat dengan yang lain walaupun itu sahabatku sendiri, yang takut aku lupain, yang suka ngomongin masa depan, yang ngelakuin apa aja biar aku senyum, dan takut sampe sakit kalo aku marah, yang ninggalin kebiasaan buruknya demi aku.

Hanya sesederhana itu namun disetiap tindakanmu aku tau ada rasa sayang lebih dari seorang sahabat disana awalnya aku tidak siap mempercayai perasaanmu namun rasa nyaman lebih menyenangkan dari rasa suka bukan!? aku pun memberanikan diri jatuh cinta lagi! namun kali ini porsi yang berbeda dulu luar biasa, sekarang sederhana bukan karna aku tidak mencintaimu namun kesederhanaan ini tak akan membuat kita terluka bahkan kuharap bisa membuat bahagia, karna cinta yang sederhana lebih luar biasa dari cinta yang benar-benar jatuh!

Aku bukannya tak ada rasa tapi aku telah mati rasa jadi sulit bagiku jatuh cinta lagi namun kamu patut berbangga karna aku mau membuka hatiku untukmu setelah sempat menolak cinta baik yang lain! kamu tau kenapa aku seyakin ini? setelah semua peristiwa patah hati itu, karna bersamamu membuatku merasa menjadi perempuan paling dicintai, merasa perempuan paling cantik meski tidak dandan, membuatku nyaman tanpa merasa malu melakukan segala hal! dan yang aku tau aku suka saat matamu bertemu dengan mataku, sudahlah akan kusudahi lukaku dan kumulai kebahagiaan denganmu!

Penulis: Yasin Muhammad Anshari
Tweet Share Share Share Share Share

Serdadu Israel Dan Anak-anak Palestina
(Andi)

Palestina, hari ini kau berdarah lagi,
Israel kembali mengirim roket-roket bom, yang berisi malaikat pencabut nyawa, ribuan manusia menderita, anak-anak, dewasa maupun yang tua merenggang nyawa.

Tanah dirampas berpindah tuan, rumah-rumah hancur menjadi debu, semuanya tinggal kenangan, mengisahkan luka dan air mata, tentang kebebasan yang kini tak bertuan.

Harapan dihancurkan bulldozer dengan suara gemuruh menderu, serasa badai di padang pasir dan sepasang sepatu serdadu menginjak kepala tuan-tuan yang tak berdosa meninggalkan peluh kepedihan yang berdarah.

Tangan mungil para balita menggenggam debu runtuhan gedung menghalau tentara Zionis Israil di jalur Gaza, berjalan dengan kaki buntung yang telah disayat.

Pernahkah kau melihat kemegahan masjidil Aqsha, megahnya tak seperti dulu, halamannya menggenang air mata, ratusan tubuh terkapar berlumuran darah.

Wahai penguasa, haruskah ada yang mati lagi ? Haruskah ada yang berdarah lagi ? Lihatlah.... yang kecil kehilangan orang tua, yang tua kehilangan si kecil.

Tuan.... bebaskan palestina

Jangan lagi si kecil belasan tahun menghalau senjata tentara Israel hanya timpukan batu, bebaskan mereka, biarkan mereka tertawa, bermain sebagaimna anak kalian bermain, jangan gerek harapan mereka untuk tetap tersenyum.

Apa kabar PBB ? Mengapa pasukanmu tak jua menyelesaikan ini ? Apakah senang dengan darah-darah anak Palestina ?

Lalu ada apa dengan suara-suara palestina ? Mengapa doa mereka tak terjawab ? Masih adakah kekuatan dari doa ? Lalu mengapa harapan mereka tak juga terkabulkan ?
Tweet Share Share Share Share Share

Luka Lama
(sutratenriawaru)

Kadang memar luka lama masih saja terasa sakit..
Kadang juga luka kita biarkan terbuka dengan lebar,kadang kita tak pernah berfikir bahwa luka tak baik jika dibiarkan terbuka tanpa balutan kapas yang mungkin saja bisa mengurangi sakit itu...

Tapi kadang juga terlintas di logikaku mungkin kapas ini tidak begitu bersih,hingga aku masih merasa kesakitan,lalu apakah aku harus mengorek luka ini? Hingga tak kurasa lagi sakit yang terus mengikis ruang hampaku?


Mungkin,seperti itu jika mencintai luka lama dan enggan mengobatinya,kadang kala kita bertemu dengan orang baru dan merasakan jatuh cinta tapi luka lama masih saja perih,entah apa obat dari luka lamaku ini..
Tweet Share Share Share Share Share

OPINI, www.LorongKa.com --- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan salah satu organisasi mahasiswa yang lahir di Yogyakarta pada tanggal 05 Februari 1947 yang di motori oleh ayahanda Lafran Pane.

Terlahirnya HMI pada saat itu di motori oleh tiga faktor yaitu kondisi ke ummatan, ke Indonesiaan, dan ke Islaman di saat 2 tahun pasca kemerdekaan.

Adapun kondisi pasca kemerdekaan, terbentuknya HMI tidak berjalan mulus dikarenakan adanya gejolak di internal dan ekaternal pemerintahan, begitupula HMI pada saat itu di intimidasi oleh partai komunis indonesia (PKI) hingga saat itu PKI siap mengancam HMI.

Akan tetapi HMI bersama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dapat menumpaskan PKI di Indonesia, yang kemudian di kenal dengan dua hijau yaitu hijau yang beraturan dan hijau tidak beraturan.

Proses berjalannya HMI hingga saat ini tidak terlepas oleh pendahulu atau senior-senior HMI yang sudah melewati dinamika internal dan eksternal ke indonesiaan. terlahirnya kader-kader Insan Cita membuat HMI diperhitungkan di setiap kampus-kampus di Indonesia.

Momentum Musyawarah Cabang (Muscab) atau Konferensi Cabang (Kongfercab) HMI merupakan agenda tahunan yang wajib diselenggarakan setiap cabang HMI di seluruh Indonesia sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang merupakan konstitusi HMI.

Dengan hal ini pula, HMI cabang Sinjai dalam hasil rapat pengurus cabang kemudian merencanakan Muscab pada bulan Juli tahun 2018.

Hadirnya Muscab HMI cabang Sinjai di tengah-tengah pesta demokrasi membawa beberapa faksi-faksi internal di tubuh HMI cabang Sinjai. Ini menandakan bahwa kader HMI mempunyai banyak stok tokoh atau pemimpin yang siap melanjutkan roda organisasi HMI cabang Sinjai.

Peran gagasan dan konsep harus disiapkan para pelanjut roda organisasi, begitu pula para High Class dan Midle Class mempertaruhkan para juniornya untuk memimpin organisasi ini.

Ada yang unik dari para elit organisasi HMI cabang Sinjai, dimana para elit mempunyai masing-masing kandidat sehingga ada kemungkinan terjadi pergeseran dan pergesekan.

Saya sebagai bakal calon berharap muscab HMI cabang Sinjai yang muncul di tengah proses demokrasi bukanlah sebuah pertanda akan segera terbukanya kotak pandora yang akan melepas bencana kemanusiaan berupa kejahatan, kebencian, wabah penyakit, penderitaan, kesengsaraan, kesedihan, keputusasaan dan segala macam keburukan ke seluruh penjuru HMI. Dan semoga pembagian kekuasaan tetap merata di tubuh HMI cabang Sinjai.

Author: Harjuna
Tweet Share Share Share Share Share

(Gadismanis)

Luka?
Kau tau arti luka?
Kau tau makna luka?
Kau tau?
Rindu?
Kau tau arti rindu?
Kau tau makna rindu?

Luka di sebabkan oleh cinta
Rindu hadir karena luka. Luka 4 kata yang begitu sederhana, namun mengandung luka, lara dan, kepedihan.

Sesak rasanya jika tiada kabarmu, namun bagaimana? Jika bersamamu juga adalah luka? Lalu aku bagaimana? Aku tak lain hanya kepingan masa lalu yang ingin kau lupakan, tak inginkah kau bersamaku sekejap saja? Sekejap saja kau lupa akan dia dan mencoba bersamaku? Coba ingat kembali era kita berdua, aku mohon!
Aku hanya ingin mengulang kenangan bersamamu, walau hanya sekejap saja..
Karna aku tau bahwa kau tak akan pernah bisa kumiliki seutuhnya, karna kau adalah luka terlaraku..
Tweet Share Share Share Share Share

Tindas Sesukamu
(Hariani Arifuddin)

Dikaisnya sisa reruntuhan itu.
Dengan ribuan decit granat yang mericuh di langit kelabu.

Ban-ban dari mobil raksasa terus saja melindas segala.
Ribuan senapan ditodongkan di depan muka.

Disini ramai,
Sungguh.

Namun kami tetap diam membisu.
Sehingga hening menyerbu.
Lalu,
Darimana gerangan suara menggelegar itu?
Sedang suraupun tak mengumandangkan kalam ilahi.

Ya,dikau benar wahai kawan.
Suara itu dihasilkan oleh mercon yang siap membunuh kapan ia mau.
Dari suara runtuhan yang luluh lantak oleh pengerat besi raksasa itu.

Disini, iya disini.
Kami yang kecil hanya dapat meraung dalam diam.
Yang jika lapar hanya dapat mengais sisa di balik reruntuhan.
Yang berjalan pun harus mengendap-endap.

Ini rumah kami!
Inipun negara kami!
Mengapa kau tega menawan perempuan-perempuan kami!?
Membunuh para kesatria kami!?
Lalu kau sengsarakan anak cucu kami!

Jika kau ingin.
Ambilah segala yang kami punya.
Hancurkan
Tapi kami hanya minta.
Jangan kau sentuh surau kami.
Jangan kau buldoser tempat ibadah kami.

Hai tuan penjajah berhati batu.
Sesungguhnya,
kau tengah mengundang azab tuhan yang keji untukmu
Powered by Blogger.