Karena sifat sombong sekali pukul langsung KO

 
www.lorongka.com - Dunia anak adalah dunia bermain, hampir setiap kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak adalah semuanya bermain, kadang perkelahian antara sesamanya anak-anak pun dianggapnya sebagai candaan ataupun permainan meskipun kadang diakhiri dengan tangisan.

Begitupun dengan anak-anak yang baru masuk sekolah dan bertemu dengan teman-teman baru. Kadang menyesuaikan diri untuk mengenal satu sama lain disertai dengan perkelahian-pekelahian kecil yang nantinya akan menguatkan rasa persaudaraan diantara mereka.

Hampir disetiap sekolah terdapat anak-anak yang sok jagoan dan terlihat paling hebat diantara anak-anak yang lainnya. Dan kadang selalu ingin menjahili teman-temannya yang lain agar dia terlihat selalu lebih jago dari teman-temannya yang lain.

Di salahsatu sekolah SD terdapat anak kelas enam yang selalu senang menjahili teman-temannya yang lain terutama bagi anak-anak yang baru masuk sekolah atau murid baru. Kebiasaan ini selalu dia lakukan ketika ada anak baru di sekolahnya.

Saat itu, hari masih pagi dan bel masuk kelaspun belum berbunyi, si jagoan anak kelas enam itu bersama dengan seorang teman yang dianggapnya sebagai anak buahnya karena hampir setiap yang dilakukan si jagoan dia pun selalu ikut. Melihat ada anak baru yang bertubuh kecil mungil dan sangat sabar, kemudian dia menghampirinya dan menjahilinya.

Si jagoan: Woeeeee nama kamu siapa ? (Sambil menepuk meja).

Anak baru: (lutut dan tangannya gemetar karena ketakutan, dan tidak mengeluarkan suara sekecil apapun)

Si jagoan: woeeee loe dengar nggak apa yang gue katakan ? (Dengan sifat yang sok jagoan, kembali menepuk meja)

Anak baru: (getar lutut dan tangannya semakin kencang karena ketakutan tanpa suara diapun sedikit menahan napasnya agar tidak terdengar suara napasnya)

Si jagoan: dengan kesal karena bertanya namun tidak ditanggapi akhirnya dia mengepal tangannya dan gubrakkkkkkk (memukul bahu anak baru itu)

Anak baru: (tersungkur kelantai, namun karena takut melawan akhirnya dia kembali duduk di bangkunya)

Si jagoan: loe lihat itu tadi pukulan dari amerika dan ini, gubrakkkkk (kembali memukul kursi dan menjatuhkan anak baru itu)

Anak baru: (kembali tersungkur kelantai namun karena ketakutan dia pun tidak melawan dan kembali duduk di kursinya)

Si jagoan: loe lihat tadi itu pukulan maut dari australia. Dan ini gubrakkkkk (kembali memukuli si anak baru) dan itu adalah pukulan dari jerman.

Anak baru itupun kembali tersungkur kelantai, namun karena kursinya langsung direbut oleh si jagoan akhirnya dia berlari keluar dari kelas dan jagoan itupun dengan temannya tertawa terbahak-bahak karena merasa dia berhasil menjahili anak baru itu. Namun tidak lama kemudian anak baru itu kembali berlari masuk dalam kelas dan memukuli si jagoan.

Anak baru: GUBRAKKKKKKK loe rasain tuh pembalasan gue.

Karena si jagoan itu pingsan akibat pukulan anak baru akhirnya anak buah si jagoan itu yang berbalik menjadi ketakutan dengan si anak baru.

Anak baru: (berjalan menghapiri anak buah si jagoan yang sudah ketakutan itu, sambil menunjuk) loe bilangin tuh sama si bos loe, kalo pukulan gue itu bukan dari amerika, australia ataupun jerman tapi itu adalah pukulan linggis dari gudang.