Notification

×

Iklan

Iklan

Artikel Terhangat

Tag Terpopuler

Pencuri Berdasi Kelas kakap Di balik Bangku Kekuasaan

Rabu, 18 Oktober 2017 | 20:57 WIB Last Updated 2019-08-17T02:06:59Z
Andika Putra
Pencuri Berdasi Negeriku

Untukmu yang kuhormati,
Taukah kau tujuan dari sholatmu ?
Untuk menghancurkan sifat angkuhmu.

Taukah kau tujuan dari puasamu ?
Untuk mengusir nafsu jahat dalam pikirmu,
Agar tak pernah terlintas tuk jadi iblis dibalik bangku.

Taukah kau tujuan dari zakatmu ?
Untuk menghalau sifat serakahmu
Agar kau tau cara berbagi dengan sesamamu.

Taukah kau tujuan dari hajimu,
Untuk menumbuhkan sifat solidaritasmu
Agar kau tau wujud dari pengorbanan sesunguhnya pada sesamamu.

Namun sayang.
Mungkin kau paham akan perkara itu.

Sholat kau wujudkan,
Namun untuk menumbuhkan sifat angkuhmu,
Puasa kau wujudkan,
Namun untuk untuk memupuk nafsu jahatmu,
Zakat kau wujudkan,
Namun untuk menintkatkan serakahmu,
Haji kau wujudkan,
Agar kau tau cara tepat menghancurkan sesamamu.

Dulu kau janjikan keadilan,
Sekarang kau tabur kehancuran,
Dulu kau menebar senyuman,
Sekarang kau menebar kesedihan.

Wahai tuan !!!
Dimana letak keadilan,
Bagi kami yang diambang kehancuran.

Uang telah merusak pola pikirmu,
Uang telah menghancurkan moralmu,
Uang telah meracuni hatimu,
Karena korupsi sudah mengalir di darahmu.

Kasihani negeriku,
Jangan kau siksa rakyatmu,
Karena mereka butuh pedulimu.

Untukmu yang kuhormati,
Para pencuri yang berdasi,
Mereka senang makan nasi,
Sementara rakyat hanya makan hati.

Lihatlah di atas sana,
Langit sudah semakin menua,
Mentaripun telah melukis jingga,
Namun kesejahteraan belum juga merata.

Pencuri berdasi duduk di kursi,
Korupsi kian menjadi-jadi,
Menghancurkan negeri sendiri,
Membuat rakyat semakin miskin.

Ingatlah wahai para pencuri,
Esok engkau akan bersaksi,
Dibangku pngadilan Tuhan,
Akan dosa yang telah kau lakukan
×
Berita Terbaru Update