Potret Kehidupan Para Petani Di Desa "Pak Tani"

Admin www.lorongka.com
PAK TANI
(Andika Putra)

Ketika gelap malam ditelan sinar sang mentari, petanipun mulai melepas lelah, memasang sejuta asa dipundaknya berharap mimpi jadi nyata.

Saat pagi memancarkan pesonanya, nyanyian burung berlomba-lomba diantara gemericik air, sawah-sawah memancarkan hijaunya menambah asa pak tani akan hasil yang lebih baik.

Terik tak menjadi masalah, hujan tak jadi penghalang, lelah menjadi teman karena mimpi dan tanggungjawab telah bersarang dipundaknya.

Dikala terik terus menerjang, anak-anak melocati sungai dengan riang, ternak-ternak tak lagi tenang, wajah mulai usang, keringat pun terus mengalir sepanjang siang.

Tak ada keluh diantara mentari, tak ada tangis diantara duri, tak ada amarah dalam tari, tak ada sepi yang buatmu berlari, karena kau titip harap pada pelangi.

Malam tiba membawa jiwa dalam sepi, jangkring-jangkrik tak mampu lagi tuk berbisik, hanya lelah yang terus mencabik dibalik rembulan yang terus berbisik akan nasib yang tak kunjung membaik.