Terdiam Kaku Sang Penari Pena - Puisi Hariani

Terdiam kaku sang penari Pena
(Hariani)

Ada saatnya seorang memiliki titik terendah dalam hidupnya....

Titik dimana ia merasa tak ada satu orangpun di dunia ini yang ia percaya.....

Titik dimana hati dan pikirannya bergelut menjadi konflik yang tak terelakkan......

Titik dimana ia merasa tak pantas untuk hidup....

Titik dimana ketika ia ingin bangkit dan mencipta karya namun malah menerima penolakan dan cacian dari semua orang.....

Titik dimana sinar tuhan seakan tertutup dan tak ada lagi untuknya.....

Adakah cara untuk bangkit?
Tentu saja!

Banyak cara-cara yang diberikan tuhan untuk bangkit dari segala keterpurukan dan kembali padanya.....

Jika diizinkan kupinta pada seluruh jiwa dan raga mencari cara itu...

Namun, dengan sialnya tak terdapat celah untuk menggapai kembali hangatnya sinar mentari.....

Dan saat ini hanyalah kematian raga, sedang jiwa masih tergelantung penasaran.

Bawa aku pergi, kemana saja, apapun itu ragaku berkhianat