Mahasiswa Yang Mengingkari Janjinya

OPINI --- Mahasiswa merupakan kaum intelektual dan sebagai tulang punggung bangsa ini. Di era milineal ini sebagian besar mahasiswa apatis terhadap sumpahnya sendiri.

Fakta di lapangan mahasiswa lebih memilih diam tak berorganisasi walaupun ikut berorganisasi tetapi hanya ikut ikutan namun tak berpartisipasi dalam perubahan bangsa ini.

Dalam sumpah mahasiswa poin pertama mengatakan kami mahasiswa Indonesia bersumpah bertanah air satu tanah air tanpa penindasan. Dengan melihat realitas saat ini,masih banyak terjadi penindasan di bangsa yang tercinta ini,Namun sebagian besar mahasiswa lebih memilih diam dan mengikuti arus kaum Borjuis yang monopoli SDA dengan menerapkan sistem kapitalisme nya.

Poin kedua sumpah mahasiswa yaitu bersumpah berbangsa satu bangsa yang takluk terhadap keadilan,Namun fakta di lapangan masih banyak ketidak Adilan di negeri ini,kita bisa melihat hukum tumpul keatas tetapi tajam kebawah. Fakta nya para koruptor di potong masa tahanannya bahkan bisa mengikuti calon legislatif padahal mereka sudah menipu jutaan rakyat,entah apa yang dipermainkan sehingga melakukan itu.

Mari berpikir logis seorang nenek mencuri makanan demi kebutuhan nya tetap saja dihukum. Tetapi perlu kita ketahui historis pencurian makanan tersebut, karena disini ketidakadilan nya para penguasa sehingga masih banyak rakyat miskin kota yang kelaparan. Dimana peran mahasiswa dalam melihat kondisi ini?

Poin ketiga mahasiswa bersumpah bahasa tanpa kebohongan. Mari melihat sebagian mahasiswa tidak berani menyuarakan kebenaran, entah apa alasannya. Namun itu merupakan penghianatan terhadap pendahulu kita yang rela mati demi kebenaran.

Wahai mahasiswa ayo bangkit dari tidurmu jangan biarkan kaum intelektual terlena dengan kondisi sekarang bahkan jangan bersikap apatis atau hipokrit.

"Manusia yang paling mulia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesamanya"

Penulis : Sudirman