Lolos PKM di Kemenristekdikti, Mahasiswa STKIP-M Bone Ini Bangga

BONE, PKM merupakan Program Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti dan dikembangkan untuk mengantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang tinggi.

Pada tahun 2019, Proposal yang lolos sebanyak 6 proposal dari 20 proposal Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bone yang diajukan ke Kemenristekdikti.

Ini lebih banyak dibandingkan Tahun lalu yaitu hanya 2 proposal PKMPSH.

Ke-6 Proposal tersebut terdiri dari 2 bidang yakni 4 proposal dari bidang PKMPSH dan 2 Proposal PKMM.

Pencapaian dari ke enam Proposal penelitian mahasiswa yang lolos membawa nama baik bagi Institusi STKIP Muhammadiyah Bone menjadi:

Top 20 Perguruan Tinggi di bawah naungan Muhammadiyah se-Indonesia dan satu-satunya Perguruan Tinggi Non-Universitas

Ke-2 Terbanyak yang meloloskan mahasiswa PKM 5 Bidang Untuk Wilayah Indonesia Timur untuk PT Muhammadiyah.

Proposal terbanyak yang lolos PKM 5 Bidang Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Sulawesi Selatan.

Ke-3 terbanyak Lolos PKM 5 Bidang Perguruan Tinggi Swasta Se-LLDIKTI-IX.

Salah satu Proposal Penelitian bidang PKMPSH yang lolos di Kemenristekdikti dengan Judul "Peningkatan Konsep Diri Akademik Siswa Melalui Model Pembelajaran BBLC yang Terintegrasi Permainan Tradisional Hompimpa Berbasis Filosofi Bugis".

Dilaksanakan di SMAN 11 Bone Kelas XI IPS pada mata pelajaran ekonomi dan diketuai oleh Lena Khusaema Jurusan Pendidikan Ekonomi Angkatan 2015 dengan Anggota penelitian sebanyak 2 orang yakni Andi Fauziah dan Nurlia.

Keduanya merupakan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Angkatan 2017.

Proposal Penelitian tersebut merupakan satu-satunya Proposal penelitian dari Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bone Berbasis Kearifan Lokal yang diajukan ke kemenristekdikti.

Lena Khusaema menyatakan bahwa sebagai salah satu ketua peneliti dalam proposal PKMPSH merasa bangga penelitiannya bisa lolos dikemenristekdikti karena hal ini merupakan ajang bergengsi dikalangan Mahasiswa dan tidak mudah untuk sampai ke Tahap ini.

"Sebenarnya saya sudah 3 Kali mengajukan Proposal PKM di Kemenristekdikti yakni PKM 2017, PKM 2018, terakhir PKM 2019 dan Alhamdulillah Pada PKM 2019 saya bisa lolos, itulah mengapa saya sangat berbangga, "katanya.

Dia berterima Kasih kepada A. Muh. Irfan Taufan Asfar, M.T., M.Pd yang merupakan dosen Pendampingnya yang tidak henti-hentinya memberikan bimbingan secara online/daring maupun secara offline(tatap muka) selama 4 bulan.

Selain bimbingan dari Dosen Pendamping, Dosen lain yang tak henti-hentinya memberikan motivasi untuk terus bekerja keras dan pantang menyerah untuk mengerjakan Proposal PKM ini adalah A.Muh. Iqbal Akbar Asfar, M.T, M.Pd.

Penelitian ini akan diseminarkan dalam seminar nasional sebagai luaran dari Proposal PKM Olehnya itu.

Para Dosen STKIP Muhammadiyah Bone menaruh harapan besar kepada Mahasiswa(i) yang lolos tersebut agar dapat melaksanakan penelitiannya dengan baik dan benar sehingga Bisa Lolos PIMNAS yang merupakan ajang Top bagi mahasiswa Top.

REDAKSI