Notification

×

Iklan

Iklan

Artikel Terhangat

Tag Terpopuler

Muhasabah Pejuang Pena

Minggu, 07 Juni 2020 | 19:20 WIB Last Updated 2020-06-07T11:20:20Z

Muhasabah Pejuang Pena
Mayang Ummu Zadit

Detik waktu terus berbunyi
Menyapa heningnya kesunyian malam
Menemani jiwa dikala renungan yang terus terbayang

Wahai diri
Tuhan ciptakan engkau begitu sempurna
Tapi mengapa begitu banyak alasan yang kau buat karenanya
Kesibukan dunia menghujam segala ambisi dunia

Tak ingatkah engkau jika Tuhanmu telah membelimu dengan harga diri, harta juga nyawa
Apakah masih ada tawaran kesombongan dengan kebahagiaan yang penuh kepalsuan

Wahai diri
Tuhan telah berikan kemampuan untukmu
Merangkai kata demi kata hingga kau mahir karenanya
Masihkah kau terlena hingga aksara membuatmu terbuai makna

Apakah tak malu, diberi amanah tapi tak digunakan
Diberi kesempurnaan tapi terus mengabaikan
Diberi kepercayaan tapi terus dilalaikan

Maafkan diri ini
Berkata sebagai pejuang literasi
Tapi tak bisa merajut aksara
Hingga kelak menjadi perjuangan yang nyata.

Layaknya sinar bulan menemani diperaduan
Mentari pagi menyibak harapan
Diri ini berselendang keilmuan
Memancarkan kegemilangan masa depan

Andai waktu bersahutan
Menyibak seuntai kenangan
Asa diri takkan lekang dimakan waktu
Tertunduk zaman mengharap setangkup rindu
×
Berita Terbaru Update