Notification

×

Iklan

Iklan

Artikel Terhangat

Tag Terpopuler

Ada'Na Tu Rioloa

Selasa, 16 November 2021 | 21:54 WIB Last Updated 2021-11-16T14:07:28Z

Dok Penulis

Perkenalkan saya yang berasal dari tanah Konjo

Tanah passamaturukang 

Tanah yang kaya akan carita turiolo

Berpijak diantara banyaknya adat istiadat dan budaya leluhur

Hidup tenang bersama orang-orang ramah 


Ketika arus dunia semakin deras mengalir

Menghanyutkan juga menennggelamkan adab tingkah laku di tanah Konjo

Orang-orang yang dulunya penuh dengan beradaban 

Kini terhapus oleh kemajuan zaman 

Yang sudah tidak waras lagi


Bila kelong-kelong, doangang, pappasang atau pau-pau 

Menjadi ayat rutin tu rioloa kepada anak-anaknya 

Yang hendak menuju mimpi panjang sampai terbangun pada nyata yang singkat

Namun...kini ia tergulung rapat dalam naskah sejarah yang terlupakan


Bila tutur kata menjadi dewa dalam keseharian

Saat ini serasa antara tua dan muda tiada lain

Bila budaya attabe’ telah menjadi takhta ada’na tu rioloa

Namun saat ini ia mati dikubur oleh anak zaman now 

Ri buttaku tak ku dapati lagi pappasang tu riolo


Buttaku tanah kallassukangku

tanah kalompoangku

Budayaku ternyata sudah terhapus oleh zaman

Budaya bertuturku ternyata sudah melemah

Budaya attabe’ku ternyata hilang tergilas zaman

Akankah mereka akan terus duduk, enggan berpaling di ujung jalan sana? 


Ketika waktu tak mau lagi diajak berbicara

Hati ini terasa porak-poranda, hancur melebur 

Ia menjerit, ia meronta

Ingin rasanya aku berteriak tapi ahhh !!!...

Hati ini terlalu lembut aku tak mampu


Buttaku tanah kallassukangku tanah kalompoangku 

Kenapa kau tinggalkan adat istiadat? 

Kenapa kau tinggalkan budayamu? 

Kau rupanya terlalu membangkang juga keras kepala


Buttaku tanah kallassukangku tanah kalompoangku

Kini adat dan budaya melambaikan tangan

Seraya melangkahkan kaki meninggalkan generasi muda yang juga enggan meliriknya


Buttaku tanah kalassukangku tanah kalompoangku

Aku tak tahu harus bertanya pada siapa

Sedang di luar sana para turis berlomba masuk 

Ingin mengenal buttaku yang lebih jauh 


Buttaku tanah kallasukangku tanah kalompoang ku

Bersamamu kita lestarikan adat dan budaya

Hingga bumi tak bermentari 


Gau baji parallu ni ulang-ulang

Gau baji parallu ni ulang-ulang

Gau baji parallu ni ulang-ulang


TABE SILOMPOANG 

SALAMA.


Penulis: Hijriana sr. 

×
Berita Terbaru Update