Notification

×

Iklan

Iklan

Artikel Terhangat

Tag Terpopuler

Semua Tak Semestinya Tersesali

Kamis, 11 November 2021 | 07:50 WIB Last Updated 2021-11-11T03:18:16Z

Akram

PUISI, Lorongka.com- 
Kerlap-kerlip lampu malam itu seolah berpihak untuknya, memberikanku beban pada sesuatu hal yang tak mestinya kuperdebatkan.


Bisikannya tak mau kalah dengan sehelai rambut yang melintas jatuh tepat pada pandangan bola mataku.


Kehilangan ialah sumber keterpurukan untuk manusia-manusia yang benci akan kata kesepian.


Kalanya serangkaian doa tetap harus terpanjatkan untuk angan-angan yang sebulumnya sudah ditenggelamkan oleh liarnya angin malam.


Aku akan tetap beriman dan taat olehnya, tentang takdir yang sudah ia tentukan sebelumnya.


Bersabar untuk segala hal yang secara perlahan sedang dalam proses penyelesaian, termasuk penyesalan yang tak semestinya menguburku dalam sebuah penjara tahanan.


Dalam kosa kata yang telah ada dan berdamainya fikiran yang perlahan mulai tenang adalah suatu kesyukuran untukku.


Mampu merenungi dan mencoba menuangkan segala bentuk perdebatan itu dalam bentuk puisi, sebuah narasi pemuda Desa yang harus gugur akibat ketidakadilan yang tidak berpihak padanya.


Tak ada yang perlu tersesali dan bahkan bintang pun tak berhak untuk datang menghampiri, semua telah berjalan sesuai dengan kehendaknya, tentang aku, dia dan cerita indah yang perlahan telah usai. 


Selamat bahagia dan sehat selalu untuknya, doaku pada pemilik semesta.


Penulis:Akram


×
Berita Terbaru Update