Notification

×

Iklan

Iklan

Artikel Terhangat

Tag Terpopuler

Pengetahuan tentang Agama, Penting untuk anak?

Senin, 13 Desember 2021 | 18:55 WIB Last Updated 2021-12-13T10:55:28Z

Ummu Hamnah Azizah Asy-Syifa

LorongKa.com - 
Marak kasus anak menjadikan orang tua sebagai beban dalam hidupnya hingga menjadikan sang anak bersikap di luar nalar manusia. Begitulah yang pernah dirasakan oleh Ibu Trimah, yang sempat viral beberapa bulan lalu karena harus tinggal di Panti Jompo.


Kejadian serupa pun kemudian muncul dari seorang anak bergelar S3 dan anggota DPRD pula yang tega menggugat ibu kandungnya sendiri. Parahnya, keputusan pengadilan memenangkan penggugat tersebut.


Yang terbaru, ada seorang lelaki yang rela menjual perabot rumah bahkan gentengnya pun dicopot untuk dijual dan hasilnya diberikan kepada pacarnya. Peristiwa itu terjadi ketika ibunya sedang bekerja menjadi asisten rumah tangga di kota lain.


Sangat kontras dengan apa yang telah dilakukan oleh orang tua ketika mengandung, melahirkan, menyapih dan membesarkan anaknya yang mana bukan perkara mudah. Namun, butuh perjuangan dan kesabaran bahkan nyawa pun rela ia korbankan demi anaknya.


Oleh karena itu, agar anak tidak berbuat zalim kepada kedua orang tuanya di kemudian hari, perlu adanya pengajaran tentang perilaku yang baik dan buruk akan mendapatkan ganjaran surga dan neraka.


Sebab tak sedikit anak hanya dibuat untuk pandai dalam bidang prestasi dunia namun minus prestasi akhirat. Terkadang, diajarkan bagaimana cara bergoyang di depan kamera bahkan sampai mengenakan pakaian terbuka. Sebaliknya, ia tidak sejak dini diperkenalkan bagaimana berpakaian takwa. Na'udzubillah.


Olehnya itu, tanggung jawab orang tua tidak hanya mengisi perut kosong anaknya melainkan mengisi pemikiran anaknya dengan ilmu agama. Karena hal itu akan selalu membekas hingga anak itu tumbuh dewasa bahkan sampai ia tua nanti.


Dalam mendidik anak dengan pemahaman agama harus penuh kesabaran dan ketekunan. Namun tak sulit juga karena lebih baik mengisi kepala yang kosong daripada mengisi kepala yang sudah banyak pemikiran di dalamnya.


Hal yang paling sederhana yang perlu dilakukan oleh orang tua kepada anaknya adalah:


Pertama, mendidik anak untuk mengenal rukun iman, salah satunya adalah beriman kepada Allah. Mengenalkan kepadanya bahwa tanpa Allah, ibu dan dunia ini tidak akan ada. Oleh karenanya itu, hanya Allah yang berhak disembah karena Allah telah menciptakan dunia dan semua yang berada didalamnya.


Kedua, mendidik anak untuk mengenal rukun Islam. Karena dalam rukun Islam adalah sebuah praktek dari keyakinan akan rukun iman. Di antaranya adalah perintah untuk sholat, puasa, zakat, dan haji. Dan masih banyak lagi hukum yang harus dipahamkan kepada anak. Implementasinya, harus dengan ilmu dan berikan contoh agar anak bisa paham dan mau mengerjakan tanpa harus dipaksa.


Ketiga, menceritakan kisah-kisah sejarah tentang anak yang berbakti terhadap orang tuanya. Salah satunya kisah Uwais al-Qarni.


Keempat, memberikan gambaran tentang kehidupan setelah meninggal, bahwa orang yang melakukan kejahatan atau dosa akan diganjar dengan siksaan api neraka dan orang yang berbuat baik akan mendapat pahala yang banyak sehingga ia akan ditempatkan dididalam surga.


Demikianlah empat hal yang paling sederhana untuk dilakukan dalam mendidik anak. Semoga dengan usaha kita, Allah berkenan mengaruniakan anak-anak yang shalih. Aamiin.


"Ya Tuhanku, Anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh."(QS. Ash Shaffat: 100).


Penulis: Ummu Hamnah Azizah Asy-Syifa' (Relawan Media dan opini)

×
Berita Terbaru Update