Notification

×

Iklan

Iklan

Artikel Terhangat

Tag Terpopuler

Kuburkan Jasadku di Turungan

Senin, 04 Desember 2023 | 15:50 WIB Last Updated 2023-12-04T07:58:37Z

Ariskin

PUISI, Lorongka.com— 
Aku ini bukanlah sepuh

Bukan pula sanro bukan juga guru

Bukan tomatoa apalagi karaeng

Aku hanyalah seorang Ata

Hamba dari tuhan yang maha pencipta


Darahku adalah air yang mengalir

Dari puncak kampala hingga dasar anruling


Tubuhku adalah bebatuan batumappeppe

Yang bercampur tanah disumur turungan


Nafasku adalah angin yang berhembus membelai dedaunan sirih dibilulu


Jiwaku adalah kedamaian sesejuk rimbun pinus ditangkalia


Hasratku tinggi nan agung

Menyala, membara, perkasa

Sebab tumbuh dari tekad dan semangat tinggi disapotinggi


Cakrawalaku ialah yang dahaga dan lapar pengetahuan, sebab lahir saat terbit matahari dikampung pangngissengang sapoberu


Tuan dan puan

Aku memang tidak hidup sejak tomanurung pertamakali datang ditanah turungan

Tapi bila hamba ini mati dikemudian hari


Ambillah batu nisanku dari dasar bantimurung

Buatlah kerandaku dari tangkai beringin di passahungang

Mandikanlah aku dengan air kehidupan di dari sumur turungan

Kafanilah jasadku dengan dedaunan bilulu

Dan timbunlah aku dengan tanah dari bonto baru disoppeng.


Biarlah mereka yang hidup bersaksi

Bahwa dalam tetes darahku

Tegap kokoh tubuhku

Dalam hirup dan hembus nafasku

Nyala bara dalam jiwaku

Dalam hidup dan matiku

Aku adalah hamba dari tanah turungan.


Penulis : Ariskin


×
Berita Terbaru Update