Mantan Dalam Kopi Kenangan

Mantan Dalam Kopi Kenangan
(Syamsul Risal)

Terlalu indah untuk dilupakan,
Terlalu buruk untuk di rujuk,
Tapi untuk rasa benar-benar nikmat,
“kopinya”.

Mungkin
Terlalu asyik dalam ingatan masa lalu
Hingga kopi pun berubah nama, ini lucu bukan?

Harusnya
Kusebut dia guru bukan mantan, karna aku banyak belajar darinya, di antaranya belajar “merawat luka”,
Tapi biarlah kali ini kusebut dia mantan,
Agar dia tahu aku mengakuinya bahkan namanya
Masih melekat jelas dalam hati.

“aku akan setia”
Kata-kata itu masih menggemai kepalaku
hingga saat ini, membekas jadi luka yang mungkin abadi.

Semoga, dia barisan terakhir dari mereka yang telah jadi masa lalu, aku juga ingin merasa bahagia seperti mereka.

Jika yang “hilang akan berganti”
Maka hilqnglah, biar kucari sepotong hati yang baru, tulisan ini sebagai coretan bahwa pernah ada kisah diantara kita.

Kopi Kenangan
Kuseruput engkau hingga tuntas, dan melebur dalam tubuh yang penuh luka hingga usai jadi kotoran.