Ketakutan Yang Berlebihan Terhadap Syariah

Lorong Kata --- Islam adalah agama yang sempurna. Namun, masih banyak dari kaum muslimin sendiri yang belum memahami kesempurnaan dari islam.

Islam dianggap hanyalah ibadah ritual saja yang mengatur urusan solat, zakat, haji Dan yang lainnya, yang berkaitan dengan urusan dirinya dengan Tuhannya.

Ketika islam membahas tentang ideologi atau islam itu adalah sebuah sistem hidup yang memancarkan peraturan, seakan itu tidak berasal dari islam.

Sehingga ketika mendengar atau melihat ada sekelompok masyarakat atau ormas yang menyuarakan ideologi islam, syariah islam, khilafah islam dan kata-kata yang semisal dengannya, seakan itu adalah hal yang asing yang tidak perlu dipelajari, diamalkan, dan disebarluaskan. Dan anehnya lagi ada kalangan tertentu yang membenci kalimat-kalimat ini.

Sebagaimana opini yang bergulir di tengah-tengah masyarakat, masih banyak yang mempermasalahkan tentang hasil Ijtimak Ulama IV yang menyuarakan NKRI bersyariah.

Sebagaimana yang dilansir detiknews.com (07/08/2019) Pemerintah tidak menganggap Ijtimak Ulama IV yang salah satu rekomendasinya mewujudkan NKRI syariah sesuai Pancasila. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan yang berlawanan dengan Pancasila harus dilawan.

Senada dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu setelah mengisi kuliah umum di hadapan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Selasa (13/8/2019) mengatakan bahwa
"Nggak ada lagi. Sudah, NKRI harga mati,"

Opini di atas menunjukkan masih banyak yang merasa takut dengan Syariah Dan Khilafah. Padahal sangat jelas bahwa Khilafah itu adalah ajaran islam.

Hal ini diakibatkan oleh sistem kapitalisme sekularisme. Dimana kaum muslimin di jauhkan dari ajaran agamanya. Sehingga ketika kaum Muslim mendengar kata Syariah Dan Khilafah seakan-akan tidak berasal dari islam. Dan ditambah lagi para pengusung dari kapitalis demokrasi menakut-nakuti kaum Muslim agar mereka tidak mengenal islam secara sempurna.

Sistem kapitalisme demokrasi atau Rezim ini telah berhasil mengelabui kaum muslim agar mereka takut terhadap penerapan syariah, penegakan sistem islam, dan yang semisal dengannya.

Sistem ini telah berhasil menina bobokan kaum muslimin dengan slogan-slogan cinta tanah air, NKRI harga mati, Pancasila harga mati dan lain-lain. Dan mestigma islam dengan stigma-stigma negatif oleh pengusung sistem ini.

Maka, sebagai seorang Muslim harus mengetahui agamanya. Bahwa islam itu adalah agama yang sempurna. Bukan hanya mengurus masalah ibadah ritual belaka. Tetapi islam mengatur seluruh aspek kehidupan. Islam membahas Syariah Dan Khilafah. Islam tidak sempurna jika hanya Syariah saja. Tetapi syariah harus satu paket dengan Khilafah.

Islam membahas Aqidah, syariah dan Khilafah. Diibaratkan manusia, Aqidah adalah kakinya, syariah adalah badannya, dan Khilafah adalah kepalanya. Jika manusia tidak memiliki kaki maka tidak akan bisa jalan, apalagi tidak memiliki kepala. Jadi tidak akan sempurna islam tanpa adanya Aqidah, syariah dan Khilafah. Sebagaimana firman Allah SWT:

Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu [QS. Al-Baqarah: Ayat 208]

Dan akan terwujud kesempurnaan islam, jika diterapkan oleh sebuah institusi yaitu dalam sistem islam.

Jadi kita harus mempelajari, mengetahui, memahami dan memperjuangkan islam secara kafah. Wallahua’lambishawwab

Penulis: Siti Aminah, S. Pd (Lainea, Sulawesi Tenggara)