Amorfati Tanpa Ego Fatum

Lorong Kata - Cintailah kehidupan atas apa yang Dianugerahkan tuhan kepadamu Banggalah atas kehidupanmu saat ini Tetaplah melawan dan memberontak

Menarilah diatas kebebasan, tertawalah diatas perdamaian, jangan mau dikuasai mereka yang mengatasnamakan pelindung bersandunglah dimimbar orasi.

Tak apa jika mereka tak menyukai perlawanan kita, tak apa jika badan harus babak belur tidak apa kawan setidaknya berjuang dan tak menjadi pengecut.

Ayo, kawan jangan takut seharusnya kalian berbangga karena telah mampu melakukan perlawanan setidaknya mereka tau bahwa pemberontakan kita adalah suatu bentuk ketidaksetujuan atas apa yang mereka keluarkan.

Asal kalian tau kawan bahwa tak ada kebijakan yang memberaktan rakyat, tak ada kebijakan yang pro rakyat, tidak ada kawan jangan percaya atas apa yang mereka katakan tetaplah waspada dan tetaplah berada digaris terdepan

Tetaplah melawan, tetaplah berteriak atas nama keadilan jangan biarkan keadilan dikebiri buat mereka takut akan perlawanan kita Saat ini reformasi telah dikorupsi.

Jika meraka mengatakan bahwa tindakan kita adalah kejahatan maka katakan lagi, lebih jahat mana aksi kami atau tindakan kalian yang membunuh tanpa di adili?

Lebih kejam mana teriakan kami dengan peluru karet? Ayo jelaskan coba jelaskan agar kami paham bagaimana demokrasi itu sebenarnya?
Coba berikan kami pemahaman yang masuk akal

Mengapa ketika menyampaikan pendapat kita harus dibatasi? Bukankah memberikan pendapat dimuka umum suatu kebebasan? Maka dimana kebebasan itu? Dimana?

Salahkah, jika kami meneriakkan keadilan? Salahkah? Apakah kita harus menjadi penonton dinegara kita sendiri dimana keadilan tak lagi ditegakkan suara suara rakyat tak didengar kami hanya didengar ketika pilkada telah didepan mata

Lalu dimana janji kalian yang ingin mensejahtrakan rakyat? Dimana janji kalian yang siap mendengar krtikan? Dimana kalian yang rindu akan didemo? Dimana? Apakah semuanya telah berubah dengan begjtu cepat?

Kawan, tetaplah melawan
Kawan, tetaplah memberontak
Kawan, jangan takut jangan!
Kawan, jangan pernah lemah tetaplah kuat
Jangan tunjukkan ketakutanmu dihadapan mereka
Jangan takut dengan gas airmata
Tetaplah berada digaris terdepan kawan.

Amorfati tanpa ego fatum, cintailah takdir, mari memerdekakan diri diatas amorfati.
Melawanlah para kamerad

Penulis: Sutratenriawaru