Notification

×

Iklan

Iklan

Artikel Terhangat

Tag Terpopuler

Puisi "Titip Rindu Untuk Abdullah"

Minggu, 18 Oktober 2020 | 13:06 WIB Last Updated 2020-10-18T05:10:45Z
Titip Rindu Untuk Abdullah

Ummu Syam

 

Abdullah,

Ingatkah engkau ketika

Cinta kita terukir di atas Cakrawala Palestina

Disirami dengan darah para syuhada

Dan air mata para mujahid kecil

 

Abdullah,

Cinta yang kita miliki

Lebih dari bunga mawar yang berduri

Dan lebih harum dari kasturi

Diolesi minyak perjuangan

Di lengkapi dalam buaian sastra

 

Abdullah,

Malam itu tidak pernah kurindukan

Sama sekali!

Ketika Deir Yasin menjadi pelengkap lara

Bayonet-bayonet itu

Menjadi duka yang menusuk jantung kita

 

Ummi...!

Kau ingat suara itu?

Abi...!

Kau lebih hafal suara itu

Teriakan Ali, Rum, dan Rukhnuddin kita

Menjadi penyambut kesyuhadaan mereka

 

Abdullah,

Dalam kerinduan yang menyesakkan dada

Kubersemayam dalam

Sepertiga malamku

Hatiku terseok-seok

Di antara amarah, dendam dan kerinduan

Sampai kapan?

Kapan ini berakhir?

Menjelma menjadi anekdot

Dalam wujud kamuflase harapan

Yang telah mati

 

Abdullahku,

Kapankah engkau kembali?

Abdullahku,

Bulan yang terkurung

Jeruji besi Zionis

×
Berita Terbaru Update