Notification

×

Iklan

Iklan

Artikel Terhangat

Tag Terpopuler

Luka Lalu Bodoh

Rabu, 29 September 2021 | 14:59 WIB Last Updated 2021-09-29T06:59:57Z
Penulis

PUISI, Lorongka.com- Kau memuja dan menghamba namun ternyata itu  kebohongan belaka.

Aku ingin kau menghilang dan lenyap tanpa kenangan agar kau dan aku hanya sebatas kata kenal.

Mungkin luka bisa dinikmati dengan kopi agar bisa kucicipi walau dengan pahit lalu tiada tapi ternyata tidak.

Saat ini kita hanya sebatas tragedi dan selamanya akan begini sampai aku dan kau mati dengan sia-sia.

Saat gelap menyerang, di situlah sunyi menikam diri yang penuh akan kekosongan rasa dan buta akan harapan.

Jika cinta adalah anugrah lantas kenapa mengadakan sakit yang teramat dalam.

Lantas aku harus apa saat yang kuanggap satu-satunya adalah kemegahan dalam hidup justru menjadi pembunuh paling menyakitkan.

Ataukah memang cinta tidak diperuntuhkan bagi pendosa ataukah memang cinta sejatinya memang hanya sebatas luka dan kehilangan.

Aku mungkin kau anggap lemah sebab larut dalam kehinaan ini yang tak lain kau ciptakan.

Maka tak ada kata yang bisa kuucapkan selain sesal dan tak ada yang bisa kulakukan selain sujud memintamu hilang dalam pikiran yang bangsat ini selamanya.

Maka kuucapakan terimakasih untuk kau yang telah membimbingku menemukan kejamnya jurang yang telah kau gali dalam kisah lalu memakasaku mengukur ke dalamannya dengan kebodohanku.

Penulis: Zulfikar
×
Berita Terbaru Update