Merindukan Kemakmuran Abadi

Farida Agustin
Merindukan Kemakmuran Abadi
Farida Agustin

Berjumpa kembali di tanggal dan bulan yang sama
Namun pertemuan ini amat jauh berbeda
Dengan kenangan di masa lampau
Konon khalayak insan hidup teratur dan makmur
Hanya satu pemimpin negeri yang jujur

Menjalankan syariat Islam sesuai aturan-Nya
Berkuasa di tiga perempat dunia
Alangkah indahnya
Bila mengingat sejarahnya
Namun si penghianat meruntuhkannya
3 Maret 1924 tepatnya

Tiada lagi pelindung umat
Duh, sedihnya
Ibarat anak ayam kehilangan induknya
Rindu pun semakin membara

Akan tegaknya Daulah Islamiyah
Mari berjuang bersama
Menegakkannya kembali
Tanpa ada keraguan lagi
Daripada saling membenci
Lebih baik di sadari dan di mengerti

Kajilah dan tancapkan di hati
Renungkan dan ingatlah akan suatu kisah dan sejarah

Berikhtiar selagi hidup menegakkannya kembali
Selagi bisa, umur masih ada.