'Tuhan Anggap Aku Ada' Puisi Sutra Tenri Awaru

Tuhan Anggap Aku Ada
Sutra Tenri Awaru

Entah dari mana aku menjelaskannya
Entah dari mana aku memulainya
Entah apa yang harus aku katakan
Entah apa.

Aku baru memulainya Tuhan
Aku baru merasakannya
Aku baru saja berbahagia akan itu

Tapi Tuhan mengapa kebahagian itu secepat itu kau rebut,
Tuhan dadaku bergumpal penuh sesak
Kakiku hampir tak bisa bergerak karena sesal

Tuhan apa aku ditakdirkan untuk seperti ini
Tak ada niatku untuk menggila
Tak ada niatku untuk membuat malu
Tak ada.

Tapi Tuhan kau merebut kebahagianku secepat itu?

Tuhan anggap aku ada layaknya manusia lain yang berlimpahkan kebahagian dan penghargaan diri
Tuhan anggap aku ada,
Tuhan anggap aku ada dan tak dinilai murahan

Tolong aku Tuhan
Berikan kebahagian
Tolong aku tuhan berikan aku penghargaan
Tuhan
Tuhan
Tolong aku
Jangan membuat aku menjadi manusia hina

Tolong, sekali lagi tuhan tolong anggap aku ada
Anggap aku manusia yang menghamba kepada Tuhannya, anggap aku pengemis kebahagian

Tolong aku Tuhan, tolong..
Tuhan..
Aku ingin bahagia
Tolong takdirkan aku untuk bahagia
Tolong.

Tuhan jika memang kebahagiaan tidak merestuiku
Maka cabutlah rasa itu
Bawa aku pergi
Bawa aku jauh

Aku menyerah akan rasa sakit dan sesal ini
Aku terpuruk Tuhan
Aku merana
Tuhan izinkan aku bahagia
Tuhan izinkan aku dicintai
Tuhan izinkan aku dikasihi
Tuhan izinkan aku dihargai

Tuhan tolong anggap keberadaanku

Tolong tuhan
Tolong
Buat aku bahagia
Tolong.