Notification

×

Iklan

Iklan

Artikel Terhangat

Tag Terpopuler

Mentoring Poligami Berbayar dan Sikap Moderasi Beragama

Minggu, 12 Desember 2021 | 12:38 WIB Last Updated 2021-12-12T04:39:05Z

Rofaniyati

LorongKa.com - 
Sebelum membahas terkait isu yang sedang ramai dibicarakan saat ini, mari kita lihat terlebih dahulu apa itu poligami dan bagaimana hukumnya?  Didalam islam, poligami didefinisikan sebagai suami yang menikahi lebih dari seorang isteri dengan batasan maksimal empat orang isteri dalam waktu yang bersamaan. Islam adalah agama yang tidak melarang poligami  tapi tidak mewajibkannya juga. Dan para ulama membolehkan poligami dengan persyaratan tertentu, jika poligami itu tidak dapat mewujudkan kemaslahatan, maka poligami tidak boleh dilakukan. 


Istilah mentor menurut KBBI yaitu pembimbing atau pengasuh, mentoring adalah sebuah praktik untuk membantu dan menasihati orang yang kurang berpengalaman dalam sesuatu hal.  Dan mentoring poligami yaitu orang yang membimbing atau membuka praktik untuk memberikan suatu pengetahuan tentang kehidupan berpoligami. Mentoring poligami berbayar kini sedang ramai dibicarakan oleh banyak orang karena beberapa vidio di berbagai platform media sosial yaitu seseorang yang menjadi mentor poligami berbayar, masyarakat rela membayar untuk mencari pengetahuan tentang poligami, lantas apa alasannya?. Yang melatarbelakangi menjadi mentoring poligami karena banyak orang yang sebenarnya ingin berpoligami tapi tidak mempunyai pengetahuan tentang poligami dan laki laki yang mempunyai libido meningkat tapi takut berzina. Dan banyak orang yang tertarik mengikuti mentoring itu dan mau membayar dikarenakan mereka ingin belajar tentang lika liku kehidupan berpoligami. 


Beberapa statement  yang kontra tentang poligami menurut salah satu mentor poligami tersebut yaitu pertama poligami tidak harus kaya, padahal jika kita lihat di indonesia salah satu penyebab perceraian yaitu karena faktor ekonomi. Dan poligami pasti akan membutuhkan biaya hidup yang lebih dibandingkan jika hanya memiliki seorang istri. Yang kedua istri harus taat dan terima apapun yang dilakukan oleh suami baik buruk maupun baik artinya jika suami berbuat kasar kita harus terima padahal islam mengajarkan untuk memuliakan perempuan terutama istri. 


Jadi poligami adalah sesuatu yang tidak perlu dibesar besarkan, tidak untuk dikampanyekan atau disosialisasikan, dan tidak untuk diberitahukan kepada banyak orang. Dan soal poligami yang tidak harus kaya itu sangat berbahaya karena dapat menyebabkan perceraian karena perceraian dipicu dari faktor ekonomi salah satunya juga psikis, psikologis dan sebagainya. Dan jika kita membenarkan poligami itu samaa saja kita memuliakan kekerasan terhadap perempuan yang buktinya kekerasan terhadap istri dan perceraian terjadi karena poligami. Seseorang boleh melakukan poligami karena pada dasarnyapun islam tidak melarang poligami asalkan mereka mampu bertanggung jawab dan beberapa alasan tertentu. Tetapi sebaiknya poligami tidak perlu disebarluaskan karena itu akan membawa dampak yang buruk bagi masyarakat yaitu mereka berkeinginan untuk poligami dan angka perceraian akan terus meningkat.


Sedangkan moderasi beragama sendiri yaitu proses pemahaman dan pengalaman agama yang moderat yaitu tidak berlebih lebihan atau ekstrim. Moderasi beragama mengajarkan kita agar bertoleransi dan tidak menjatuhkan satu sama yang lainnya. Jadi sikap moderasi beragama yang dapat kita ambil yaitu kita tidak boleh menganggap poligami sepenuhnya salah karena poligami tidak dilarang oleh islam kalau sudah memenuhi syarat dan bisa bertanggung jawab. Kita tidak boleh juga mensosialisasikan poligami karena dikhawatirkan orang orang yang belum mampu berpoligami akan termotivasi untuk melakukannya dan itu akan membawa dampak buruk seperti perceraian. Poligami sebaiknya hal yang menjadi masalah pribadi masing masing dan sebaiknya tidak disosialisasikan kepada banyak orang.


Penulis: Rofaniyati (Mahasiswa UIN Walisongo Semarang)

×
Berita Terbaru Update